FOMC Tinggal Hitungan Hari, Ditambah Konflik US–Iran, Market Siap Guncang?

Tinggal 2 hari menuju FOMC terakhir di bawah Jerome Powell, dan market hampir yakin 99% gak akan ada rate cut di meeting kali ini. Artinya, short term likuiditas belum berubah, suku bunga masih tinggi, dan ini biasanya bikin market agak “ketahan”.

Tapi yang menarik justru setelah ini. Dengan potensi pergantian chairman ke Kevin Warsh, skenario rate cut masih sangat terbuka. Banyak yang expect penurunan suku bunga mulai dilakukan bertahap, tinggal tunggu timing yang pas. Buat crypto, ini jelas potensi bullish catalyst, tapi belum sekarang.

Di sisi lain, geopolitik mulai panas lagi. AS sudah kirim total 3 kapal perang ke Timur Tengah, level yang terakhir terlihat saat invasi Irak 2003. Ini bukan sinyal kecil. Market biasanya sangat sensitif terhadap eskalasi seperti ini.

Insight buat trader

Sekarang kita ada di dua tekanan besar. Dari sisi makro, belum ada easing. Dari sisi geopolitik, risiko makin naik. Kombinasi ini bisa bikin market volatile dan penuh fake move.

Kalau FOMC hawkish dan konflik makin panas, risk asset bisa kena tekanan. Tapi kalau ke depan mulai ada sinyal rate cut, itu bisa jadi trigger rally besar berikutnya.

Kesimpulan

Short term masih rawan chop dan volatility. Belum saatnya all-in. Lebih masuk akal untuk tunggu konfirmasi arah setelah FOMC dan perkembangan geopolitik.

Follow akun Menjadi Trader buat insight crypto yang lebih tajam

NFA, DYOR

$BTC