Patung Satoshi kini Nongkrong di Bursa Saham Terbesar Dunia Bursa saham New York Stock Exchange (NYSE) di Amerika Serikat (AS) resmi memasang patung Pencipta Bitcoin (BTC) Satoshi Nakamoto berbahan perunggu. Momen ini jadi sinyal kalau Wall Street semakin terbuka terhadap budaya dan ekosistem Bitcoin.
Patung tersebut sebenarnya dipasang oleh Twenty One Capital, perusahaan berbasis Bitcoin pertama yang melantai di NYSE dengan kode saham XXI. Instalasi itu menjadi monumen keenam dari total 21 patung Satoshi yang direncanakan hadir secara global.
Valentina Picozzi, sebagai seniman pembuatnya, mengaku NYSE terasa seperti pencapaian besar di luar ekspektasinya. Desain “Satoshi menghilang” menampilkan sosok seseorang yang duduk di depan laptop dan tampak menghilang dari sudut tertentu.
CEO Twenty One Capital Jack Mallers mengatakan Bitcoin kini bukan sekadar kode digital, tetapi sudah berubah menjadi simbol budaya modern. Ia menilai kehadiran patung itu menunjukkan dunia keuangan lama mulai berdamai dengan aset crypto.
Sebelumnya, salah satu patung Satoshi di Lugano, Swiss, sempat dicuri lalu dibuang ke danau usai perayaan Hari Nasional Swiss. Selain itu, diketahui patung Satoshi juga dapat ditemukan di El Salvador, Jepang, dan beberapa negara lainnya.
