Kepala Ekonom Permata Bank menyebut pelemahan rupiah dipengaruhi ketidakpastian pasar terhadap rencana pemerintah membentuk BUMN baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia — investor mulai mencermati arah kebijakan tata kelola ekspor yang akan memusatkan transaksi ekspor sejumlah komoditas lewat BUMN tersebut.
LPEM FEB UI mencatat rupiah melemah 2,69% secara bulanan dan sekitar 7% secara tahunan, dengan faktor domestik dinilai lebih berat dari eksternal — mencakup rendahnya rasio pajak, program populis yang membebani fiskal, dan potensi contingent liability dari Danantara. Cadangan devisa Indonesia pun turun lebih dari USD 10 miliar akibat intervensi stabilisasi rupiah.
#binanceindonesia #BinanceSquareTalks

BTCUSDT
دائم
76,586.3
-0.60%