Dulu mayoritas orang masuk crypto lewat exchange sentral. Praktis memang, tinggal daftar lalu trading. Tapi ada masalah besar yang lama-lama makin keliatan: aset user sebenernya dikontrol platform. Semua bergantung sama pihak ketiga.
Lalu DeFi muncul dan ngubah semuanya.
Orang mulai pindah ke self-custody. Wallet sendiri, kontrol sendiri, aset sendiri. Kedengerannya ideal. Tapi pas dipake serius, muncul masalah baru: semua aktivitas wallet bisa dipantau publik.
Swap keliatan, portfolio juga kebuka semua. Bahkan strategi trading kadang bisa dibaca bot dan wallet tracker.
Dan anehnya, hal kayak gini jarang jadi topik utama di Web3.
Ironis aja sih. Kita ngomong soal desentralisasi dan freedom, tapi wallet malah transparan ke semua orang. Bayangin lu lagi akumulasi token pelan-pelan, tapi semua gerakan wallet lu bisa dipantau realtime.
Masalahnya sekarang user Web3 udah gak cuma swap token doang.
User bukan cuma trading biasa. Orang sekarang staking, farming, swap lintas chain, sampe automate strategy. Semua aktivitas itu akhirnya numpuk di satu tempat: terminal.
Sekarang terminal udah beda. Bukan cuma buat liat chart, tapi jadi tempat semua aktivitas on-chain numpuk.
Gue pernah lihat wallet baru buy, beberapa menit kemudian bot langsung ikut masuk. Dari situ gue mulai ngerasa transparansi on-chain kadang kelewatan.
Yang gue heran, kenapa sampai sekarang sebagian besar aktivitas on-chain masih setransparan ini?
Menurut gue ini alasan kenapa privacy infrastructure mulai penting banget.
Makanya gue mulai ngerti kenapa konsep kayak Genius mulai relevan. Mereka gak cuma bikin platform trading, tapi ngebangun terminal on-chain privat buat user yang pengen aktivitasnya lebih aman dan gak gampang dipantau.
Menurut gue nanti yang dicari user bukan cuma speed atau fee murah, tapi juga kenyamanan dan privacy pas on-chain.