Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tahunan hingga 5,8% di harga US$89.000, menurut CoinMarketCap, Senin (29/12). Oleh karena itu, analis Nic Puckrin menilai Bitcoin harus naik sekitar 6% di atas harga pembukaan tahunannya sekitar US$93.374 agar bisa mengakhiri tahun ini dengan harga yang lebih tinggi.
Namun, menurut perhitungan redaksi Akademi Crypto pada harga Bitcoin saat ini, butuh 4,5% agar tak menutup tahun ini dengan merugi.
Sebagai informasi, Bitcoin tembus all-time high atau level tertinggi sepanjang masa di harga US$126.299 pada Oktober lalu. Tetapi, tak lama setelah itu, harga Bitcoin terus mengalami penurunan terutama saat perang dangan antara China dan AS pecah.
Puckrin menyebut bahwa hanya beberapa hari perdagangan yang tersisa, di mana ini akan menjadi penentu apakah Bitcoin akan menutupi kerugian tahun ini agar para investor ritel dan institusi meningkatkan kepercayaan seperti pasca-halving.
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*
