Emas tokenisasi milik Tether (XAUT) bersama emas fisik global kembali mencetak sejarah dengan menembus all-time high (ATH) di level US$4.500 pada Rabu (24/12).
Di saat yang sama, Bitcoin justru bergerak datar tanpa arah jelas.
Salah satu faktor utamanya datang dari arus dana keluar ETF Bitcoin yang mencapai US$497 juta (±Rp8,2 triliun) hanya dalam sepekan, berdasarkan data SoSoValue. Tekanan ini memperpanjang fase stagnasi BTC.
Sentimen makro juga ikut berperan. Bank of Japan (BOJ) memberi sinyal potensi kenaikan suku bunga lanjutan, yang membuat investor global kembali bersikap risk-off.
Akibatnya, banyak pelaku pasar memilih mengalihkan modal ke emas baik emas fisik maupun versi tokenisasi karena dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Rotasi aset sedang terjadi. Bitcoin belum mati, tapi jelas belum jadi pilihan utama saat ini.
👉 Follow Menjadi Trader untuk update market crypto, insight tajam, dan edukasi tanpa gimmick.
Market boleh sideways, wawasan jangan ikut mandek.
#menjaditrader #bitcoin #emas #crypto #marketupdate