Komandan Indo-Pasifik Amerika Serikat (AS) Samuel Jhon Paparo, menyatakan dalam sidang Senat bahwa militer AS mengoperasikan sebuah node Bitcoin (BTC) serta melakukan uji coba operasional terhadap protokolnya untuk membantu mengamankan jaringan.
“Saat ini kami memiliki sebuah node di jaringan Bitcoin. Kami sedang melakukan sejumlah uji operasional untuk mengamankan dan melindungi jaringan yang menggunakan protokol Bitcoin,” ucapnya melansir Bitcoinnews, Kamis (23/04).
Selain itu, Paparo menggambarkan Bitcoin sebagai sistem peer-to-peer tanpa pihak ketiga yang memiliki potensi besar sebagai alat ilmu komputer, karena dapat dimanfaatkan untuk proyeksi kekuatan, keamanan siber, serta berbagai aplikasi yang memanfaatkan kriptografi, blockchain, dan desain proof-of-work.
Pernyataan tersebut sekaligus menyoroti meningkatnya minat militer AS terhadap teknologi Bitcoin untuk pertahanan nasional, terutama di tengah persaingan strategis dengan China

BTCUSDT
Perp.
77,480
-0.53%