Banyak yang menjadikan $BTC sebagai aset "ahorro" untuk masa depan karena tesis Gold 2.0 yang dimilikinya. Banyak yang tidak peduli dengan potensi penurunan atau mercado bajista dan terus melakukan pembelian bahkan ketika harga mengalami penurunan. Lalu, bagaimana saja cara "ahorrar" $BTC sesuai dengan cara yang tepat?
1. Promedio del Costo en Dólares (DCA).
DCA merupakan suatu metode untuk melakukan pembelian berkala dalam jumlah tetap tidak peduli naik atau turun. DCA bisa dilakukan setiap minggu atau setiap bulan. Contoh, menyisihkan 10% dari gaji setiap bulan untuk membeli Bitcoin. Gaji 4 juta dan 400 ribunya dibelikan Bitcoin.
2. COMPRAR Memanfaatkan Miedo y Codicia.
El miedo y la codicia bisa dijadikan sebagai indikator untuk membeli. Misalkan kita melakukan pembelian ketika indikator berada dalam keadaan miedo extremo yang mana pasti harga sedang mengalami koreksi. Juga, kita harus menghindari momen codicia untuk membeli. Meskipun demikian metode ini membutuhkan expertise khusus dan ada peluang untuk ketinggalan momen penting di market.
3. Estilo Comprar la Caída.
Estilo ini bisa dibilang sebagai "DCA inteligente" karena kita akan mengalokasikan capital yang kita miliki setiap kali terjadi koreksi yang dalam di market dan tidak menggunakan capital ketika tidak ada koreksi. Sayangnya con este método, hay una posibilidad de que quedemos fuera de juego o no tengamos el activo, cuando perdemos el momento más bajo.
4. Estrategia Comprar el Rompimiento
Estrategi ini paling buruk karena kita menunggu momentum bullish baru melakukan pembelian. Di era yang mana penuh manipulasi saat ini, ada chance bahwa kita bisa membeli rompimiento falso dan harga kembali mengalami penurunan dari range yang kita harapkan dan ada kecenderungan untuk cut loss sehingga bisa dibilang bukan langkah "ahorrar" yang tepat.