Seperti yang beberapa kali disampaikan bahwa saat ini kita sudah mendekati akhir siklus dari pasar crypto. Setiap kenaikan selalu diikuti dengan penurunan. Meskipun demikian banyak sekali yang tidak menyadari pentingnya melakukan ambil untung. Banyak orang yang faktanya lebih suka untuk mengambil gambar portofolio mereka daripada melakukan ambil untung sesungguhnya. Lalu, mengapa ambil untung itu hukumnya wajib di crypto?

1. Ada Pasar Bullish, Ada Juga Pasar Bearish.

Crypto merupakan pasar yang bergerak sesuai dengan siklus. Ada siklus pasar bullish dimana harga crypto mengalami kenaikan non stop selama 3 tahun berturut-turut. Sedangkan ada juga pasar bearish dimana kemungkinan harga crypto turun 1 tahun lamanya. Maka dari itu, ketika 3 tahun ini kita sudah mengalami keuntungan yang tinggi di crypto, mengatasi potensi adanya pasar bearish tidak salah untuk menurunkan eksposur sebelum adanya potensi pasar bearish.

2. Ambil Untung Membantu Compounding.

Meskipun sulit untuk melakukan timing pasar secara sempurna, namun ketika kita berhasil melakukan ambil untung dan menunggu siklus penurunan selesai, maka kita akan melakukan compounding dengan lebih maksimal dengan membeli di harga yang lebih murah (jika diberi) dengan harapan memperoleh koin dalam jumlah yang lebih banyak.

3. Apabila "Nyangkut" Butuh 3 Tahun Untuk Kembali ke Entry.

Fakta yang terjadi bagi mereka yang "nyangkut" di harga all time high dan melakukan pembelian dengan metode lump sum adalah: butuh waktu hampir 3 tahun untuk harga bisa kembali ke titik entry. Misalkan kita membeli Bitcoin di puncaknya (harga $60K) di April 2021, butuh 1000 hari untuk harga kembali ke $60K karena baru pada Februari 2024 harga berhasil kembali lagi ke titik itu. Kita bisa memanfaatkan uang kita lebih baik daripada selama 3 tahun tersebut "nyangkut" dan mengalami penurunan. Meski pada akhirnya harga crypto cenderung naik, namun tidak ada orang yang sabar menunggu selama 3 tahun.

4. Metode DCA dan Menabung Tidak Cocok Untuk Semua Orang.

Memang kita bisa untuk tidak men-timing pasar dan seperti yang diajarkan: kita bisa melakukan DCA dan melakukan pembelian secara berkala setiap bulannya dengan melihat performa harga di masa lalu dimana cenderung ada performa yang tinggi apabila kita menggunakan metode ini. Namun, banyak juga dari mereka yang "tidak sabar" dengan metode ini dan berharap ini bisa diterapkan dan langsung melihat hasilnya, padahal sama seperti "menabung", butuh waktu untuk memperoleh hasilnya.