Il fondo comune di investimento basato su Bitcoin di BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), ha registrato prestazioni storiche diventando uno dei prodotti di investimento più redditizi nella storia dell'azienda. Solo in 22 mesi dalla sua lancio, questo prodotto è riuscito a raccogliere un totale di asset in gestione (Assets Under Management/AUM) vicino a $100 miliardi, spinto da un'impennata della domanda istituzionale e dall'aumento del prezzo del Bitcoin nel mercato globale.
Secondo i dati più recenti, IBIT ha generato un fatturato di $245 milioni (circa Rp3,8 trilioni) proveniente dalle commissioni di gestione. Attualmente, il totale degli asset gestiti è solo a $2,2 miliardi per raggiungere la cifra psicologica di $100 miliardi. Questo risultato pone IBIT sulla strada per diventare il fondo negoziato in borsa (ETF) più veloce nella storia a raggiungere questo traguardo.
Sebagai perbandingan, rekor saat ini masih dipegang oleh reksa dana legendaris Vanguard S&P 500 ETF (VOO), yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai tonggak sejarah yang sama. Kecepatan pertumbuhan IBIT ini menggarisbawahi pergeseran signifikan dalam lanskap investasi, di mana aset digital seperti Bitcoin semakin diterima oleh investor institusional.
ETF, atau reksa dana yang diperdagangkan di bursa, adalah instrumen investasi yang memungkinkan investor untuk membeli eksposur terhadap Bitcoin melalui pasar saham tradisional tanpa harus membeli atau menyimpan aset digitalnya secara langsung. Keberhasilan fenomenal IBIT didorong oleh kemampuannya menyerap lebih dari separuh total arus dana yang masuk ke seluruh produk ETF Bitcoin spot yang terdaftar di Amerika Serikat.
Menyusul kesuksesan ini, BlackRock dilaporkan tengah mempersiapkan produk investasi baru bernama "Bitcoin Premium Income ETF". Produk ini dirancang untuk memberikan imbal hasil atau pendapatan tambahan bagi investor melalui penerapan strategi covered calls. Menurut para analis pasar, langkah inovatif ini salah satunya didorong oleh iklim kebijakan pemerintahan Trump yang dinilai lebih akomodatif e pro terhadap industri aset kripto.
Kinerja luar biasa dari IBIT menjadi indikator kuat atas meningkatnya legitimasi Bitcoin sebagai kelas aset yang layak dipertimbangkan dalam portofolio investasi modern. Langkah BlackRock selanjutnya untuk meluncurkan produk yang lebih kompleks menunjukkan bahwa integrasi antara keuangan tradisional dan aset digital diperkirakan akan terus berakselerasi di masa mendatang.

