📰 Apa yang baru
1. FRS menurunkan suku bunga target dana federal dari kisaran 4.00 %-4.25 % menjadi 3.75 %-4.00 %.
2. Namun, dalam konferensi pers, kepala FRS Jerome Powell menyatakan bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut pada bulan Desember tidak dijamin, karena kurangnya data dan adanya ketidakpastian.
3. Penggunaan instrumen likuiditas FRS menjadi jauh lebih besar: bank-bank dalam beberapa hari terakhir memanfaatkan kumpulan operasi repo (Standing Repo Facility) pada tingkat tertinggi yang pernah ada (~$50.35 miliar) karena tekanan pada likuiditas.
4. Di dalam Fed, perbedaan pendapat semakin meningkat: beberapa presiden regional Fed (misalnya, Lorie Logan dari Dallas Fed dan Jeffrey Schmid dari Kansas City Fed) mengkritik keputusan untuk menurunkan suku bunga, menganggap inflasi masih terlalu tinggi.
5. Fed mengumumkan bahwa pada 1 Desember 2025, mereka akan menghentikan pengurangan neraca mereka (quantitative tightening, QT) - pada dasarnya, menghentikan pengurangan aktif portofolio obligasi.
🔍 Apa arti semua ini
Penurunan suku bunga - sinyal bahwa Fed melihat tanda-tanda perlambatan ekonomi atau pasar tenaga kerja. Sementara itu, inflasi belum benar-benar "di bawah kontrol" (tingkat target Fed - ~2 %). Ini adalah keseimbangan antara "dukungan pertumbuhan" dan "pertempuran melawan inflasi".
Tingginya penggunaan operasi repo menunjukkan potensi ketegangan likuiditas dalam sistem perbankan. Fed merespons dengan menghentikan pengurangan neraca, agar tidak menambah tekanan tambahan.
Perbedaan pendapat di dalam Fed berarti bahwa kebijakan mungkin kurang dapat diprediksi. Beberapa ingin "menunggu dan melihat" sebelum kembali menurunkan suku bunga atau meningkatkan stimulus.
Untuk investor dan pasar: ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut menurun (pasar sebelumnya mengharapkan lebih banyak). Sekarang Fed memberikan sinyal bahwa "ke depan - tidak pasti".
Untuk situasi ekonomi: suku bunga 3.75-4% - ini masih, relatif terhadap norma sejarah, tingkat yang tidak terlalu rendah, jadi stimulus masih "tidak terlalu banyak diberikan". Namun, pertumbuhan dapat didorong jika menjadi jelas lebih lemah.