Walrus di Sui chain memicu gelombang baru, membuat penyimpanan terdesentralisasi menjadi sedikit berbeda. Daya tarik utamanya terletak pada $WAL token, yang tidak hanya berfungsi sebagai token utilitas, tetapi juga memuat berbagai fungsi seperti penyimpanan data, tata kelola, dan perlindungan privasi, sehingga pengguna memiliki kendali penuh atas data mereka sendiri.

Posisi protokol ini sangat jelas—fokus pada penanganan data besar yang tidak terstruktur, seperti video, gambar, dan dataset AI. Berbeda dengan solusi lain, Walrus sangat bergantung pada performa tinggi dari blockchain Sui dan keunggulan bahasa Move, menawarkan solusi penyimpanan yang dapat diprogram.

Dari segi arsitektur, Walrus melakukan pemisahan yang cerdas—lapisan kontrol berada di atas Sui chain, sementara lapisan penyimpanan sebenarnya tersebar di jaringan node. Desain ini secara alami membawa perlindungan privasi karena data tidak terkonsentrasi di satu server tunggal. Yang paling menarik adalah penggunaan teknologi Red Stuff erasure coding, yang memecah data menjadi fragmen dan didistribusikan di jaringan node, cukup dengan faktor replikasi sekitar 4-5 kali untuk memastikan data tetap tersedia tinggi. Dengan kata lain, bahkan jika beberapa node mati atau offline, data tetap dapat dipulihkan secara lengkap, sangat berguna untuk skenario yang membutuhkan keandalan tinggi.

$WAL token juga berfungsi sebagai token tata kelola. Pemegang token memiliki hak suara, dapat memberikan suara untuk penyesuaian parameter jaringan, peningkatan protokol, dan keputusan penting lainnya, sehingga seluruh komunitas bersama-sama menentukan arah pengembangan Walrus. Cara kerja ini benar-benar mengembalikan kendali protokol ke komunitas, mendorong proyek menuju arah yang lebih terdesentralisasi.

@Walrus 🦭/acc $WAL

WALSui
WAL
0.1404
-11.25%

#Walrus