Binance Square

akademicrypto

11,945 lượt xem
39 đang thảo luận
funda crypto
--
Tăng giá
Xem bản gốc
#akademicrypto Từ 18-24 Hội thảo và khuyến khích tường thuật về Ai. O Pp A Reverse $VANRY Đây là một dự án rất hứa hẹn với những dự đoán tiêu chuẩn của thị trường, nó sẽ ở mức giá 1,5$. $VANRY Bản thân nó là mã thông báo tiền điện tử chính giúp phát triển Ai và hợp tác với công ty Nvidia đang phát triển Ai. Tôi hy vọng bạn có thể kết luận, Đừng fomo và ăn vỏ chuối $VANRY Now Being Lời bài hát của Kalimasada. Chúc mừng tê giác lợi nhuận
#akademicrypto Từ 18-24 Hội thảo và khuyến khích tường thuật về Ai. O Pp A Reverse $VANRY Đây là một dự án rất hứa hẹn với những dự đoán tiêu chuẩn của thị trường, nó sẽ ở mức giá 1,5$. $VANRY Bản thân nó là mã thông báo tiền điện tử chính giúp phát triển Ai và hợp tác với công ty Nvidia đang phát triển Ai. Tôi hy vọng bạn có thể kết luận, Đừng fomo và ăn vỏ chuối $VANRY Now Being Lời bài hát của Kalimasada. Chúc mừng tê giác lợi nhuận
Dịch
@everyone **Kasus Terra Luna Akhirnya Usai, Do Kwon Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara** Pendiri Terraform Labs Do Kwon mengaku bersalah atas kasus penipuan besar yang terjadi 2022 lalu. US District Court for the Southern District di New York pun menjatuhi hukuman 15 tahun penjara. "Saya ingin semua orang tahu bahwa saya telah menghabiskan seluruh waktu saya memikirkan apa yang seharusnya bisa saya lakukan, dan apa yang bisa saya lakukan," ucapnya, melansir berbagai sumber. Selain itu, Do Kwon mengakui telah memberikan pernyataan palsu tentang pemulihan TerraUSD dan menyembunyikan keterlibatan rahasia Jump Trading dalam mendukung stablecoin tersebut. Diketahui, Do Kwon menjadi salah satu aktor di balik keruntuhan pasar crypto saat itu, yang membuat nilai token Terra (LUNA) hancur lebur. Bahkan, karenanya nilai Bitcoin (BTC) merosot dari US$70 ribu menjadi US$27 ribu dan US$600 miliar kapitalisasi pasar crypto seketika hilang. -# Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Kasus Terra Luna Akhirnya Usai, Do Kwon Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara**

Pendiri Terraform Labs Do Kwon mengaku bersalah atas kasus penipuan besar yang terjadi 2022 lalu. US District Court for the Southern District di New York pun menjatuhi hukuman 15 tahun penjara.

"Saya ingin semua orang tahu bahwa saya telah menghabiskan seluruh waktu saya memikirkan apa yang seharusnya bisa saya lakukan, dan apa yang bisa saya lakukan," ucapnya, melansir berbagai sumber.

Selain itu, Do Kwon mengakui telah memberikan pernyataan palsu tentang pemulihan TerraUSD dan menyembunyikan keterlibatan rahasia Jump Trading dalam mendukung stablecoin tersebut.

Diketahui, Do Kwon menjadi salah satu aktor di balik keruntuhan pasar crypto saat itu, yang membuat nilai token Terra (LUNA) hancur lebur. Bahkan, karenanya nilai Bitcoin (BTC) merosot dari US$70 ribu menjadi US$27 ribu dan US$600 miliar kapitalisasi pasar crypto seketika hilang.

-# Image Source: #AkademiCrypto
Dịch
@everyone ** Pasar Crypto Loyo Lagi, Rp8,5 Triliun Terlikuidasi usai The Fed Pangkas Suku Bunga** Kapitalisasi pasar crypto kembali ambruk 2,51% ke US$3,08 triliun, melansir CoinMarketCap, Kamis (11/12) pagi. Akibatnya, 143.564 trader terlikuidasi dengan total US$510 juta atau Rp8,5 triliun, di mana Bitcoin menjadi penyumbang terbesar usai turun ke US$89.000. Katalisnya adalah keputusan the Federal Reserve (The Fed) dalam memangkas suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,50%-3,75%, menjadi yang terakhir dan ketiga kalinya selama 2025. Pasalnya, masih ada perbedaan suara di kalangan institusi soal keputusan ini. Adapun investor institusi kini mengalihkan fokus soal apakah Fed hanya akan memberi sinyal pelonggaran kebijakan moneter yang terbatas untuk tahun depan. Terlebih, rumornya Jerome Powell akan diberhentikan sebelum akhir tahun ini. #AkademiCrypto
@everyone

** Pasar Crypto Loyo Lagi, Rp8,5 Triliun Terlikuidasi usai The Fed Pangkas Suku Bunga**

Kapitalisasi pasar crypto kembali ambruk 2,51% ke US$3,08 triliun, melansir CoinMarketCap, Kamis (11/12) pagi. Akibatnya, 143.564 trader terlikuidasi dengan total US$510 juta atau Rp8,5 triliun, di mana Bitcoin menjadi penyumbang terbesar usai turun ke US$89.000.

Katalisnya adalah keputusan the Federal Reserve (The Fed) dalam memangkas suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,50%-3,75%, menjadi yang terakhir dan ketiga kalinya selama 2025.

Pasalnya, masih ada perbedaan suara di kalangan institusi soal keputusan ini. Adapun investor institusi kini mengalihkan fokus soal apakah Fed hanya akan memberi sinyal pelonggaran kebijakan moneter yang terbatas untuk tahun depan. Terlebih, rumornya Jerome Powell akan diberhentikan sebelum akhir tahun ini.
#AkademiCrypto
Dịch
@everyone **Pasar Loyo Sekalipun, Investor Crypto RI Masih Rame Tembus 19 Juta Orang** Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah para pelaku pasar crypto naik 2,5% menjadi 19,08 juta konsumen pada bulan Oktober. Hal ini menjelaskan masyarakat Indonesia mulai melek terhadap aset digital crypto, meskipun pasar lagi sedang memerah belakangan ini. Peristiwa ini sejalan dengan kejelasan regulasi terhadap aset crypto, baik di Indonesia maupun luar negeri. Hal tersebut sejalan dengan beragam pilihan exchange crypto di Indonesia yang menunjukan pertumbuhan signifikan. Akan tetapi, jumlah transaksi aset crypto di Indonesia menurun drastis hingga Rp37,2 triliun atau sekitar 24% di bulan November. Sebelumnya, di bulan Oktober tercatat transaksinya mencapai Rp49,2 triliun. Sehingga, total transaksi para pelaku pasar crypto di Indonesia sepanjang tahun 2025 kini senilai Rp446 triliun. Hal ini disebabkan karena pasar crypto terus alami penurunan sejak bulan Oktober lalu. Sebagai informasi, Bitcoin (BTC) telah terjun 26% dari titik tertingginya US$126 ribu sejak bulan Oktober. Hal ini membuat kapitalisasi pasar crypto juga ikut menurun, terlebih aset tersebut menguasai sekitar setengahnya pasar crypto. -# Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Pasar Loyo Sekalipun, Investor Crypto RI Masih Rame Tembus 19 Juta Orang**

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah para pelaku pasar crypto naik 2,5% menjadi 19,08 juta konsumen pada bulan Oktober. Hal ini menjelaskan masyarakat Indonesia mulai melek terhadap aset digital crypto, meskipun pasar lagi sedang memerah belakangan ini.

Peristiwa ini sejalan dengan kejelasan regulasi terhadap aset crypto, baik di Indonesia maupun luar negeri. Hal tersebut sejalan dengan beragam pilihan exchange crypto di Indonesia yang menunjukan pertumbuhan signifikan.

Akan tetapi, jumlah transaksi aset crypto di Indonesia menurun drastis hingga Rp37,2 triliun atau sekitar 24% di bulan November. Sebelumnya, di bulan Oktober tercatat transaksinya mencapai Rp49,2 triliun.

Sehingga, total transaksi para pelaku pasar crypto di Indonesia sepanjang tahun 2025 kini senilai Rp446 triliun. Hal ini disebabkan karena pasar crypto terus alami penurunan sejak bulan Oktober lalu.

Sebagai informasi, Bitcoin (BTC) telah terjun 26% dari titik tertingginya US$126 ribu sejak bulan Oktober. Hal ini membuat kapitalisasi pasar crypto juga ikut menurun, terlebih aset tersebut menguasai sekitar setengahnya pasar crypto.

-# Image Source: #AkademiCrypto
Dịch
@everyone **Bukannya Terbang, Setahun Terakhir XRP Malah Stagnan di US$2** Pertahanan XRP di harga US$2.00 justru runtuh usai turun terparah di US$1.79 atau 16,88% dalam setahun terakhir, menurut CoinMarketCap, (08/04) lalu. Adapun salah satu katalis penurunan XRP saat ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran soal kenaikan suku bunga besar-besaran oleh Bank of Japan (BoJ). Selain itu, kapitalisasi pasar crypto pun turun di US$3,05 triliun atau 0,58% akhir pekan ini, yang secara historis bertepatan dengan aksi jual crypto. Perlu diketahui, penguatan yen Jepang ini berpotensi membatalkan perdagangan carry trade yang mendanai aset berisiko seperti XRP. Tak hanya itu, fear and greed berada di level ketakutan ekstrem di 24. Artinya, meski pasar stagnan dalam beberapa pekan terakhir, namun masih banyak pelaku pasar yang menarik diri dari pasar. #AkademiCryptoNews *Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).* Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Bukannya Terbang, Setahun Terakhir XRP Malah Stagnan di US$2**

Pertahanan XRP di harga US$2.00 justru runtuh usai turun terparah di US$1.79 atau 16,88% dalam setahun terakhir, menurut CoinMarketCap, (08/04) lalu. Adapun salah satu katalis penurunan XRP saat ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran soal kenaikan suku bunga besar-besaran oleh Bank of Japan (BoJ).

Selain itu, kapitalisasi pasar crypto pun turun di US$3,05 triliun atau 0,58% akhir pekan ini, yang secara historis bertepatan dengan aksi jual crypto. Perlu diketahui, penguatan yen Jepang ini berpotensi membatalkan perdagangan carry trade yang mendanai aset berisiko seperti XRP.

Tak hanya itu, fear and greed berada di level ketakutan ekstrem di 24. Artinya, meski pasar stagnan dalam beberapa pekan terakhir, namun masih banyak pelaku pasar yang menarik diri dari pasar. #AkademiCryptoNews

*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*

Image Source: #AkademiCrypto
Dịch
@everyone **Coinbase Sebut Powell Diam-Diam Buka Keran Uang Beredar Lewat QE** Tim riset dari Coinbase menyebut The Federal Reserve (The Fed) yang dipimpin Jerome Powell sedang melakukan Quantitative Easing (QE) usai rapat pengumuman pemangkasan suku bunga pada Kamis (11/12). "Kami pikir transisi Fed dari pengurangan neraca ke injeksi bersih dilihat sebagai 'pelonggaran kuantitatif ringan' atau 'QE terselubung,' yang dapat mendukung pasar crypto," tulisnya melansir akun X resminya. Diketahui, The Fed berencana untuk membeli obligasi Amerika Serikat (AS) secara rutin selama 30 hari ke depan. Pada tahap awalnya, bank sentral ini membeli senilai US$40 miliar. Tim riset tersebut menilai langkah tersebut dapat meningkatkan likuiditas datang lebih cepat yang kemungkinan terus berlanjut hingga bulan April Tahun 2026 mendatang. Sebagai informasi, The Fed memangkas lagi suku bunga acuan menjadi 3,50%-3,75%, pada Kamis (11/12) dini hari. Artinya, The Fed menurunkan suku bunga tiga kali selama tahun ini. -# Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Coinbase Sebut Powell Diam-Diam Buka Keran Uang Beredar Lewat QE**

Tim riset dari Coinbase menyebut The Federal Reserve (The Fed) yang dipimpin Jerome Powell sedang melakukan Quantitative Easing (QE) usai rapat pengumuman pemangkasan suku bunga pada Kamis (11/12).

"Kami pikir transisi Fed dari pengurangan neraca ke injeksi bersih dilihat sebagai 'pelonggaran kuantitatif ringan' atau 'QE terselubung,' yang dapat mendukung pasar crypto," tulisnya melansir akun X resminya.

Diketahui, The Fed berencana untuk membeli obligasi Amerika Serikat (AS) secara rutin selama 30 hari ke depan. Pada tahap awalnya, bank sentral ini membeli senilai US$40 miliar.

Tim riset tersebut menilai langkah tersebut dapat meningkatkan likuiditas datang lebih cepat yang kemungkinan terus berlanjut hingga bulan April Tahun 2026 mendatang.

Sebagai informasi, The Fed memangkas lagi suku bunga acuan menjadi 3,50%-3,75%, pada Kamis (11/12) dini hari. Artinya, The Fed menurunkan suku bunga tiga kali selama tahun ini.

-# Image Source: #AkademiCrypto
Dịch
@everyone ** Elit Crypto Buang NFT Demi Fosil Dinosaurus Berusia 69 Juta Tahun** Para miliarder dan eksekutif crypto telah mengubah gaya investasi dari aset digital seperti non-fungitable token (NFT) ke aset fisik yang nyata dan langka, seperti fosil, logam mulia, seni, dan barang antik. Co-founder Wintermute, bersama beberapa kolektor crypto lain membeli kerangka triceratops berusia 69 juta tahun senilai $5 juta atau sekitar Rp83,4 miliar yang kini disimpan di Le Freeport, sebuah fasilitas penyimpanan super-aman di Singapura. Le Freeport, yang dibeli oleh miliarder crypto Jihan Wu, kini menjadi tempat populer bagi investor crypto untuk menyimpan emas fisik, tokenisasi aset, dan barang mewah lainnya. Perubahan ini menunjukkan bahwa sebagian investor crypto kini lebih tertarik pada aset nyata dan langka yang bisa disentuh dan diamankan, bukan hanya aset digital yang bersifat spekulatif. Fenomena ini juga menyoroti bagaimana crypto, selain sebagai teknologi atau ideologi, kini digunakan untuk diversifikasi kekayaan dan penyimpanan nilai yang lebih “tangible”. Image source: #AkademiCrypto #nft
@everyone

** Elit Crypto Buang NFT Demi Fosil Dinosaurus Berusia 69 Juta Tahun**

Para miliarder dan eksekutif crypto telah mengubah gaya investasi dari aset digital seperti non-fungitable token (NFT) ke aset fisik yang nyata dan langka, seperti fosil, logam mulia, seni, dan barang antik.

Co-founder Wintermute, bersama beberapa kolektor crypto lain membeli kerangka triceratops berusia 69 juta tahun senilai $5 juta atau sekitar Rp83,4 miliar yang kini disimpan di Le Freeport, sebuah fasilitas penyimpanan super-aman di Singapura.

Le Freeport, yang dibeli oleh miliarder crypto Jihan Wu, kini menjadi tempat populer bagi investor crypto untuk menyimpan emas fisik, tokenisasi aset, dan barang mewah lainnya.

Perubahan ini menunjukkan bahwa sebagian investor crypto kini lebih tertarik pada aset nyata dan langka yang bisa disentuh dan diamankan, bukan hanya aset digital yang bersifat spekulatif.

Fenomena ini juga menyoroti bagaimana crypto, selain sebagai teknologi atau ideologi, kini digunakan untuk diversifikasi kekayaan dan penyimpanan nilai yang lebih “tangible”.

Image source: #AkademiCrypto #nft
Dịch
@everyone **TwentyOne ‘Tampar’ Orang-Orang usai IPO: Jangan Kerja Keras Demi Uang Kertas** TwentyOne Capital resmi melantai di bursa efek New York (NYSE) dengan ticker XXI, Selasa (09/12). Baru sehari peluncuran langsung memasang iklan menohok di Times Square, New York. “Tidak seorang pun boleh bekerja untuk apa yang dapat dicetak oleh orang lain (uang kertas fiat),” tulis pada billboard di Times Square, melansir Bitcoin Magazine pada Rabu (10/11). Hal tersebut berkaitan dengan sifat yang dimiliki oleh Bitcoin (BTC) yang jumlah pasokannya hanya 21 juta dan tidak pernah bertambah. Diketahui, perusahaan ini menguasai lebih dari 43.500 Bitcoin atau senilai US$4 miliar, hingga menempatkannya sebagai salah satu institusi pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Sebagai informasi, harga saham XXI naik 3% ketika pre-market, namun tercatat turun belasan persen, melansir TradingView. -# Image Source: 21 Capital dengan gubahan #AkademiCrypto
@everyone

**TwentyOne ‘Tampar’ Orang-Orang usai IPO: Jangan Kerja Keras Demi Uang Kertas**

TwentyOne Capital resmi melantai di bursa efek New York (NYSE) dengan ticker XXI, Selasa (09/12). Baru sehari peluncuran langsung memasang iklan menohok di Times Square, New York.

“Tidak seorang pun boleh bekerja untuk apa yang dapat dicetak oleh orang lain (uang kertas fiat),” tulis pada billboard di Times Square, melansir Bitcoin Magazine pada Rabu (10/11).

Hal tersebut berkaitan dengan sifat yang dimiliki oleh Bitcoin (BTC) yang jumlah pasokannya hanya 21 juta dan tidak pernah bertambah.

Diketahui, perusahaan ini menguasai lebih dari 43.500 Bitcoin atau senilai US$4 miliar, hingga menempatkannya sebagai salah satu institusi pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Sebagai informasi, harga saham XXI naik 3% ketika pre-market, namun tercatat turun belasan persen, melansir TradingView.

-# Image Source: 21 Capital dengan gubahan

#AkademiCrypto
Dịch
@everyone **CZ Proyeksikan Bitcoin Halving Tidak akan Terjadi: Ada Siklus Baru** Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) yakin bahwa pasar crypto telah memasuki fase ‘supercycle’ hingga 2026. Selain itu, siklus Bitcoin Halving yang terjadi 4 tahun sekali tidak akan ada untuk saat ini usai pergeseran fundamental dari pola historis pasar. “Jangan percayai aku sepenuhnya, tapi aku yakin supercyle ini akan cukup kuat. Jadi, itu akan menahan siklus 4 tahun, siapa tahu? Kalau kamu percaya tahun depan bullish, tapi mungkin kita akan melihat supercyle, aku tidak yakin, kita lihat nanti,” ujar CZ di acara Bitcoin MENA, Selasa (09/12). Pasalnya, CZ melihat siklus kali ini sangat berbeda dari sebelumnya. Di mana, pada siklus-siklus sebelumnya, pasar masih didominasi investor ritel, sedangkan kini institusional lebih menonjol, dengan Wall Street menjadi pasar institusi terbesar di dunia saat ini. *Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).* Image Source: Akademi Crypto #AkademiCrypto halving $BTC
@everyone

**CZ Proyeksikan Bitcoin Halving Tidak akan Terjadi: Ada Siklus Baru**

Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) yakin bahwa pasar crypto telah memasuki fase ‘supercycle’ hingga 2026. Selain itu, siklus Bitcoin Halving yang terjadi 4 tahun sekali tidak akan ada untuk saat ini usai pergeseran fundamental dari pola historis pasar.

“Jangan percayai aku sepenuhnya, tapi aku yakin supercyle ini akan cukup kuat. Jadi, itu akan menahan siklus 4 tahun, siapa tahu? Kalau kamu percaya tahun depan bullish, tapi mungkin kita akan melihat supercyle, aku tidak yakin, kita lihat nanti,” ujar CZ di acara Bitcoin MENA, Selasa (09/12).

Pasalnya, CZ melihat siklus kali ini sangat berbeda dari sebelumnya. Di mana, pada siklus-siklus sebelumnya, pasar masih didominasi investor ritel, sedangkan kini institusional lebih menonjol, dengan Wall Street menjadi pasar institusi terbesar di dunia saat ini.

*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*

Image Source: Akademi Crypto #AkademiCrypto halving $BTC
Dịch
@everyone **Saingi Robinhood, Interactive Brokers Izinkan Pengguna Isi Saldo Stablecoin Tanpa Bank** Interactive Brokers, raksasa keuangan, kini mulai mengizinkan investor ritel di Amerika Serikat mendanai akun broker mereka menggunakan stablecoin seperti USDC dan USDT. Dengan fitur ini, pengguna bisa mentransfer dana langsung dari dompet crypto tanpa lewat rekening bank. Namun tak sampai situ, Interactive Brokers juga berencana memperluas akses fitur ini ke lebih banyak pengguna ke depannya. Fitur ini diluncurkan secara bertahap dengan memanfaatkan infrastruktur Zero Hash untuk memungkinkan proses pendanaan yang lebih cepat dan tersedia selama 24 jam. Ketua Interactive Brokers Thomas Peterffy menyebut ini menjadi bagian dari strategi Interactive Brokers untuk tetap kompetitif di tengah persaingan ketat dengan platform seperti Robinhood dan Charles Schwab. Selain fitur pendanaan dengan stablecoin, mereka juga telah memperluas layanan perdagangan cryptonya tahun ini, melengkapi penawaran tradisional seperti saham, opsi, dan futures.#AkademiCrypto
@everyone

**Saingi Robinhood, Interactive Brokers Izinkan Pengguna Isi Saldo Stablecoin Tanpa Bank**

Interactive Brokers, raksasa keuangan, kini mulai mengizinkan investor ritel di Amerika Serikat mendanai akun broker mereka menggunakan stablecoin seperti USDC dan USDT.

Dengan fitur ini, pengguna bisa mentransfer dana langsung dari dompet crypto tanpa lewat rekening bank. Namun tak sampai situ, Interactive Brokers juga berencana memperluas akses fitur ini ke lebih banyak pengguna ke depannya.

Fitur ini diluncurkan secara bertahap dengan memanfaatkan infrastruktur Zero Hash untuk memungkinkan proses pendanaan yang lebih cepat dan tersedia selama 24 jam.

Ketua Interactive Brokers Thomas Peterffy menyebut ini menjadi bagian dari strategi Interactive Brokers untuk tetap kompetitif di tengah persaingan ketat dengan platform seperti Robinhood dan Charles Schwab.

Selain fitur pendanaan dengan stablecoin, mereka juga telah memperluas layanan perdagangan cryptonya tahun ini, melengkapi penawaran tradisional seperti saham, opsi, dan futures.#AkademiCrypto
Dịch
@everyone **Features | 5 Tahun Bersabar, Investor Solana Ini Ubah Rp5 M Jadi Rp500 M** Seorang investor Solana (SOL) sukses mencetak keuntungan luar biasa setelah menahan asetnya selama 5 tahun. Awalnya, ia menerima 222.221 SOL dari akun perusahaan bertanda AG3m2, hanya 5 bulan berselang setelah Solana meluncurkan mainnet. Menariknya, ratusan ribu token tersebut nilainya hanya US$354.890 atau Rp5,8 miliar saat harganya masih US$1,68, melansir Arkham. Kini, harga Solana telah melambung tinggi menjadi US$150-an per token, bahkan sempat menyentuh US$294 di titik tertingginya. Jika dibandingkan dengan harga awal, nilai tersebut melonjak lebih dari 8.800%, membuat kepemilikan sang investor kini bernilai sekitar US$40 juta, atau setara Rp512 miliar. “Lima tahun lalu, orang ini menerima 222 ribu SOL saat harganya hanya US$1,68. Sekarang ia baru mengirim 200 ribu SOL senilai US$40 juta ke Coinbase Prime. Benar-benar contoh tangan berlian sejati,” tulis analis crypto Emmett Gallic dalam unggahan di X. Kisah ini menjadi bukti kesabaran dan strategi jangka panjang, sang investor kini menuai keuntungan ratusan kali lipat. Walau begitu, nilai tersebut tentu alami fluktuasi tinggi sebab crypto bersifat sangat volatil. *Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).* Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Features | 5 Tahun Bersabar, Investor Solana Ini Ubah Rp5 M Jadi Rp500 M**

Seorang investor Solana (SOL) sukses mencetak keuntungan luar biasa setelah menahan asetnya selama 5 tahun. Awalnya, ia menerima 222.221 SOL dari akun perusahaan bertanda AG3m2, hanya 5 bulan berselang setelah Solana meluncurkan mainnet.

Menariknya, ratusan ribu token tersebut nilainya hanya US$354.890 atau Rp5,8 miliar saat harganya masih US$1,68, melansir Arkham.

Kini, harga Solana telah melambung tinggi menjadi US$150-an per token, bahkan sempat menyentuh US$294 di titik tertingginya.

Jika dibandingkan dengan harga awal, nilai tersebut melonjak lebih dari 8.800%, membuat kepemilikan sang investor kini bernilai sekitar US$40 juta, atau setara Rp512 miliar.

“Lima tahun lalu, orang ini menerima 222 ribu SOL saat harganya hanya US$1,68. Sekarang ia baru mengirim 200 ribu SOL senilai US$40 juta ke Coinbase Prime. Benar-benar contoh tangan berlian sejati,” tulis analis crypto Emmett Gallic dalam unggahan di X.

Kisah ini menjadi bukti kesabaran dan strategi jangka panjang, sang investor kini menuai keuntungan ratusan kali lipat. Walau begitu, nilai tersebut tentu alami fluktuasi tinggi sebab crypto bersifat sangat volatil.

*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*

Image Source: #AkademiCrypto
Dịch
@everyone **Zcash Berpotensi Anti Ancaman Kuantum, Bagaimana Bisa?** Zcash (ZEC) yang dikenal menjunjung tinggi privasi, memiliki potensi melawan ancaman komputer kuantum mendatang. Sebab, Zcash disebut menawarkan 'full privacy' yang dapat menyembunyikan alamat dan saldo serta transaksi oleh penggunanya. Dengan Shielded Address (z-addr) blockchain hanya mencatat 'ada transaksi valid' dan biayanya (gas fee) sudah dibayar. Lebih lanjut, informasi tentang alamat pengirim dan penerima dienkripsi total. Sehingga, publik tidak bisa melihat string alamat dompet penggunanya. Menurut laporan Chainalysis, alamat yang mayoritas saat ini digunakan untuk bertransaksi, terekspos publik atau dapat diakses masyarakat luas yang membuatnya rentan terhadap serangan komputer kuantum. "Alamat Pay-to-Public-Key (P2PK) awal yang umum digunakan pada masa-masa awal Bitcoin, mengekspos kunci publik secara langsung, sehingga rentan terhadap serangan kuantum bahkan jika kunci tersebut belum pernah digunakan," melansir laporan resminya. Dengan demikian, teknologi yang ditawarkan mungkin dapat mencegah serangan komputer kuantum. Namun, pada laporan yang sama, para ahli memproyeksikan perlu 15 tahun untuk teknologi ini bisa menembus standar cryptography yang berlaku saat ini. -# Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Zcash Berpotensi Anti Ancaman Kuantum, Bagaimana Bisa?**

Zcash (ZEC) yang dikenal menjunjung tinggi privasi, memiliki potensi melawan ancaman komputer kuantum mendatang. Sebab, Zcash disebut menawarkan 'full privacy' yang dapat menyembunyikan alamat dan saldo serta transaksi oleh penggunanya.

Dengan Shielded Address (z-addr) blockchain hanya mencatat 'ada transaksi valid' dan biayanya (gas fee) sudah dibayar.

Lebih lanjut, informasi tentang alamat pengirim dan penerima dienkripsi total. Sehingga, publik tidak bisa melihat string alamat dompet penggunanya.

Menurut laporan Chainalysis, alamat yang mayoritas saat ini digunakan untuk bertransaksi, terekspos publik atau dapat diakses masyarakat luas yang membuatnya rentan terhadap serangan komputer kuantum.

"Alamat Pay-to-Public-Key (P2PK) awal yang umum digunakan pada masa-masa awal Bitcoin, mengekspos kunci publik secara langsung, sehingga rentan terhadap serangan kuantum bahkan jika kunci tersebut belum pernah digunakan," melansir laporan resminya.

Dengan demikian, teknologi yang ditawarkan mungkin dapat mencegah serangan komputer kuantum. Namun, pada laporan yang sama, para ahli memproyeksikan perlu 15 tahun untuk teknologi ini bisa menembus standar cryptography yang berlaku saat ini.

-# Image Source: #AkademiCrypto
Dịch
@everyone **Bisnis Adik Presiden Prabowo Mulai Masuk Industri Crypto Tanah Air** PT Arsari Nusa Investama, bagian dari Arsari Group, milik adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo resmi menjadi salah satu pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Wakil Direktur Utama Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo menegaskan investasi ini bentuk dukungan nyata untuk transformasi digital Indonesia, terlebih COIN sudah berizin dan diawasi OJK. “Kami melihat COIN memiliki fondasi kuat serta ekosistem lengkap dan siap untuk menjadi katalis dalam membangun dan mengembangkan industri aset digital nasional, termasuk kripto dengan mengedepankan tata kelola yang baik,” ujar Aryo, dalam rilis resmi di IDX. Bahkan, perusahaan itu menilai bahwa regulasi crypto di Indonesia sudah semakin matang dan bisa memberi peluang untuk menjadi pusat inovasi dan perdagangan aset digital di kawasan Asia Tenggara. Image Source: #AkademiCrypto Akademi Crypto
@everyone

**Bisnis Adik Presiden Prabowo Mulai Masuk Industri Crypto Tanah Air**

PT Arsari Nusa Investama, bagian dari Arsari Group, milik adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo resmi menjadi salah satu pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Wakil Direktur Utama Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo menegaskan investasi ini bentuk dukungan nyata untuk transformasi digital Indonesia, terlebih COIN sudah berizin dan diawasi OJK.

“Kami melihat COIN memiliki fondasi kuat serta ekosistem lengkap dan siap untuk menjadi katalis dalam membangun dan mengembangkan industri aset digital nasional, termasuk kripto dengan mengedepankan tata kelola yang baik,” ujar Aryo, dalam rilis resmi di IDX.

Bahkan, perusahaan itu menilai bahwa regulasi crypto di Indonesia sudah semakin matang dan bisa memberi peluang untuk menjadi pusat inovasi dan perdagangan aset digital di kawasan Asia Tenggara.

Image Source: #AkademiCrypto Akademi Crypto
Dịch
@everyone **Tokoh-Tokoh Dunia Ini Yakin Krisis Ekonomi akan Segera Datang** Akibat utang Amerika Serikat (AS) yang kian membengkak tembus US$38 triliun saat ini, hingga sejak awal tahun 2025, para tokoh terkemuka di dunia pun sudah memproyeksikan adanya krisis ekonomi. Tak hanya itu, isu krisis ekonomi global terus menguat setelah Peter Schiff dan Michael Burry melihat pasar kian sulit diprediksi, terlebih the Fed diam-diam kembali ke kebijakan yang memicu inflasi lantaran berencana membeli obligasi pemerintah sebsar US$40 miliar setiap bulan. Tak hanya itu, era donimasi dolar AS disebut akan segera berakhir akibat inflasi AS yang masih menghantui. #AkademiCryptoNews -# Image Source: Akademi Crypto#akademicrypto $
@everyone

**Tokoh-Tokoh Dunia Ini Yakin Krisis Ekonomi akan Segera Datang**

Akibat utang Amerika Serikat (AS) yang kian membengkak tembus US$38 triliun saat ini, hingga sejak awal tahun 2025, para tokoh terkemuka di dunia pun sudah memproyeksikan adanya krisis ekonomi.

Tak hanya itu, isu krisis ekonomi global terus menguat setelah Peter Schiff dan Michael Burry melihat pasar kian sulit diprediksi, terlebih the Fed diam-diam kembali ke kebijakan yang memicu inflasi lantaran berencana membeli obligasi pemerintah sebsar US$40 miliar setiap bulan.

Tak hanya itu, era donimasi dolar AS disebut akan segera berakhir akibat inflasi AS yang masih menghantui. #AkademiCryptoNews

-# Image Source: Akademi Crypto#akademicrypto $
Dịch
@everyone **Saking Cintanya, Tether Rela Gelontorkan US$1,1 Miliar demi Kuasai Juventus** Tether, penerbit stablecoin USDT, mengajukan proposal kepada pemegang saham terbesar Juventus, Exor untuk memiliki seluruh saham Juventus Football Club. Bukan hanya itu, Tether menyatakan kesiapannya untuk mengakuisisi seluruh saham publik yang dimiliki oleh umum. Hal ini mencerminkan keseriusan penerbit stablecoin tersebut terhadap klub bola terbesar. Menurut CEO Tether Paolo Ardoino Juventus adalah klub bola yang telah menjadi bagian dari kehidupannya sejak kecil. Sehingga, ia ingin berkontribusi lebih terjadap Juventus. “Bagi saya, Juventus selalu menjadi bagian dari hidup saya. Saya tumbuh bersama tim ini. Sebagai seorang anak laki-laki, saya belajar apa arti komitmen, ketahanan, dan tanggung jawab dengan menyaksikan Juventus menghadapi kesuksesan dan kesulitan dengan bermartabat," ucapnya melansir sumber resmi. Diketahui, keseriusan Tether ini untuk mengakuisisi Juventus sebagai aset jangka panjang jika pemerintah atau regulator mengizinkannya. Artinya, perusahaan tersebut dalam menguasai seluruh saham klub bola sesuai secara hukum. -# Image Source:#AkademiCrypto
@everyone

**Saking Cintanya, Tether Rela Gelontorkan US$1,1 Miliar demi Kuasai Juventus**

Tether, penerbit stablecoin USDT, mengajukan proposal kepada pemegang saham terbesar Juventus, Exor untuk memiliki seluruh saham Juventus Football Club.

Bukan hanya itu, Tether menyatakan kesiapannya untuk mengakuisisi seluruh saham publik yang dimiliki oleh umum. Hal ini mencerminkan keseriusan penerbit stablecoin tersebut terhadap klub bola terbesar.

Menurut CEO Tether Paolo Ardoino Juventus adalah klub bola yang telah menjadi bagian dari kehidupannya sejak kecil. Sehingga, ia ingin berkontribusi lebih terjadap Juventus.

“Bagi saya, Juventus selalu menjadi bagian dari hidup saya. Saya tumbuh bersama tim ini. Sebagai seorang anak laki-laki, saya belajar apa arti komitmen, ketahanan, dan tanggung jawab dengan menyaksikan Juventus menghadapi kesuksesan dan kesulitan dengan bermartabat," ucapnya melansir sumber resmi.

Diketahui, keseriusan Tether ini untuk mengakuisisi Juventus sebagai aset jangka panjang jika pemerintah atau regulator mengizinkannya. Artinya, perusahaan tersebut dalam menguasai seluruh saham klub bola sesuai secara hukum.

-# Image Source:#AkademiCrypto
Xem bản gốc
@everyone ** Câu Chuyện Của Cựu Cầu Thủ Real Madrid Được Mua Bằng Bitcoin, Lần Đầu Trong Lịch Sử** David Barral, cựu tiền đạo Real Madrid, từng được mua hoàn toàn bằng Bitcoin bởi câu lạc bộ Tây Ban Nha Inter Madrid. Đây là vụ mua cầu thủ bóng đá chuyên nghiệp đầu tiên bằng crypto. Sự chuyển nhượng của anh đến Inter de Madrid được thực hiện bởi nhà tài trợ câu lạc bộ Tây Ban Nha, Criptan, một nền tảng địa phương cho các giao dịch crypto. Mặc dù vậy, cho đến bây giờ vẫn chưa biết giá trị chuyển nhượng của Barral là bao nhiêu. "Barral trở thành bản hợp đồng đầu tiên trong lịch sử của cryptocurrency. Cảm ơn Criptan, nhà tài trợ mới của chúng tôi, đã cho phép chuyển nhượng này,” câu lạc bộ cho biết. Bước đi tương tự sau đó được thực hiện bởi câu lạc bộ São Paulo, nơi đã mua cầu thủ Giuliano Galoppo với giá 6 triệu USD bằng USDC vào năm 2022. Tuy nhiên, chuyển nhượng này diễn ra vì câu lạc bộ Brazil không có đủ đô la mặt. #AkademiCrypto
@everyone

** Câu Chuyện Của Cựu Cầu Thủ Real Madrid Được Mua Bằng Bitcoin, Lần Đầu Trong Lịch Sử**

David Barral, cựu tiền đạo Real Madrid, từng được mua hoàn toàn bằng Bitcoin bởi câu lạc bộ Tây Ban Nha Inter Madrid. Đây là vụ mua cầu thủ bóng đá chuyên nghiệp đầu tiên bằng crypto.

Sự chuyển nhượng của anh đến Inter de Madrid được thực hiện bởi nhà tài trợ câu lạc bộ Tây Ban Nha, Criptan, một nền tảng địa phương cho các giao dịch crypto. Mặc dù vậy, cho đến bây giờ vẫn chưa biết giá trị chuyển nhượng của Barral là bao nhiêu.

"Barral trở thành bản hợp đồng đầu tiên trong lịch sử của cryptocurrency. Cảm ơn Criptan, nhà tài trợ mới của chúng tôi, đã cho phép chuyển nhượng này,” câu lạc bộ cho biết.

Bước đi tương tự sau đó được thực hiện bởi câu lạc bộ São Paulo, nơi đã mua cầu thủ Giuliano Galoppo với giá 6 triệu USD bằng USDC vào năm 2022. Tuy nhiên, chuyển nhượng này diễn ra vì câu lạc bộ Brazil không có đủ đô la mặt.
#AkademiCrypto
Xem bản gốc
@everyone **Quản Lý Đầu Tư Của Tỷ Phú Mỹ Mua Cổ Phiếu Strategy 1 Trillion Đồng** Quản lý đầu tư Point72, thuộc sở hữu của tỷ phú Mỹ, đã chi 65 triệu USD, tương đương khoảng 1 trillion đồng, để mua cổ phiếu Strategy. Một cách gián tiếp, công ty này đã có được sự tiếp xúc với Bitcoin (BTC). Bên cạnh đó, điều này phản ánh sự quan tâm của các tổ chức giữa bối cảnh giá cả giảm. Được biết, quản lý đầu tư này đã mua tổng cộng 390.666 cổ phiếu. Việc mua vào số lượng lớn này cho thấy sự tin tưởng vào Bitcoin. Để thông tin thêm, Strategy, trước đây là MicroStrategy (MSTR), là công ty sở hữu Bitcoin lớn nhất thế giới, với số lượng lên tới 660.624 BTC.#AkademiCrypto
@everyone

**Quản Lý Đầu Tư Của Tỷ Phú Mỹ Mua Cổ Phiếu Strategy 1 Trillion Đồng**

Quản lý đầu tư Point72, thuộc sở hữu của tỷ phú Mỹ, đã chi 65 triệu USD, tương đương khoảng 1 trillion đồng, để mua cổ phiếu Strategy.

Một cách gián tiếp, công ty này đã có được sự tiếp xúc với Bitcoin (BTC). Bên cạnh đó, điều này phản ánh sự quan tâm của các tổ chức giữa bối cảnh giá cả giảm.

Được biết, quản lý đầu tư này đã mua tổng cộng 390.666 cổ phiếu. Việc mua vào số lượng lớn này cho thấy sự tin tưởng vào Bitcoin.

Để thông tin thêm, Strategy, trước đây là MicroStrategy (MSTR), là công ty sở hữu Bitcoin lớn nhất thế giới, với số lượng lên tới 660.624 BTC.#AkademiCrypto
Xem bản gốc
@everyone **Luhut Khawatir AI Bubble Bakal Terjadi: Bisa Sapu Toàn Bộ Thế Giới** Chủ tịch Hội đồng Kinh tế Quốc gia (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan lo ngại về khả năng bùng nổ bong bóng hay còn gọi là bubble trí tuệ nhân tạo (AI). Theo ông, nếu điều đó xảy ra có thể quét sạch nền kinh tế thế giới. "Chúng ta sẽ thấy như thế nào AI bubble ở Mỹ. Chúng ta phải cẩn thận. Điều này cũng nguy hiểm, rất nguy hiểm. Nếu như nó vỡ, điều đó sẽ ảnh hưởng đến nền kinh tế rộng lớn," ông nói, trích dẫn từ nhiều nguồn. Luhut nhận thấy có sự tương đồng với những dấu hiệu bùng nổ bong bóng như đã từng xảy ra với công nghệ dot-com. Lúc đó, sự kiện này xảy ra vào đầu những năm 2000 khiến nhiều công ty internet có giá trị cao sụp đổ và rơi rụng. Do đó, ông kêu gọi các nhà đầu tư kinh tế hãy có những bước đi chiến lược để giảm thiểu rủi ro khi đối mặt với sự vỡ bong bóng trong ngành AI. Theo thông tin, theo dữ liệu từ Statista, thị trường trí tuệ nhân tạo toàn cầu hiện nay có giá trị 260 tỷ USD, và được dự đoán có thể bùng nổ lên đến hơn 1.200 tỷ USD vào năm 2030. -# Image Source: #AkademiCrypto
@everyone

**Luhut Khawatir AI Bubble Bakal Terjadi: Bisa Sapu Toàn Bộ Thế Giới**

Chủ tịch Hội đồng Kinh tế Quốc gia (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan lo ngại về khả năng bùng nổ bong bóng hay còn gọi là bubble trí tuệ nhân tạo (AI). Theo ông, nếu điều đó xảy ra có thể quét sạch nền kinh tế thế giới.

"Chúng ta sẽ thấy như thế nào AI bubble ở Mỹ. Chúng ta phải cẩn thận. Điều này cũng nguy hiểm, rất nguy hiểm. Nếu như nó vỡ, điều đó sẽ ảnh hưởng đến nền kinh tế rộng lớn," ông nói, trích dẫn từ nhiều nguồn.

Luhut nhận thấy có sự tương đồng với những dấu hiệu bùng nổ bong bóng như đã từng xảy ra với công nghệ dot-com. Lúc đó, sự kiện này xảy ra vào đầu những năm 2000 khiến nhiều công ty internet có giá trị cao sụp đổ và rơi rụng.

Do đó, ông kêu gọi các nhà đầu tư kinh tế hãy có những bước đi chiến lược để giảm thiểu rủi ro khi đối mặt với sự vỡ bong bóng trong ngành AI.

Theo thông tin, theo dữ liệu từ Statista, thị trường trí tuệ nhân tạo toàn cầu hiện nay có giá trị 260 tỷ USD, và được dự đoán có thể bùng nổ lên đến hơn 1.200 tỷ USD vào năm 2030.

-# Image Source: #AkademiCrypto
Xem bản gốc
Edutainment | Bước Đi Bảo Vệ Tài Sản Khi Thị Trường Crypto ĐỏTiềm năng cắt giảm lãi suất thực sự là tin tốt cho thị trường crypto. Tin tức tích cực này được nhà đầu tư mới, thậm chí cả cá voi, tận dụng để rút tiền vị trí và gây áp lực bán từ quỹ giao dịch trao đổi (ETF). Hai tình huống này đã khiến thị trường giảm, hơn nữa tháng Chín theo lịch sử không quá thân thiện với thị trường crypto. Vậy, nhà đầu tư cần làm gì để không bị rung chuyển khi thị trường đỏ? Đọc thêm bằng cách nhấp vào liên kết trong tiểu sử. #MarketRebound #Bitcoin #Ethereum #Altcoins #CryptoAnalysis #CryptoTrends #BinanceSquare #BTC #ETH #CryptoNews <t-12/>#akademicrypto <t-14/>#DisclaimerOn #NotFinancialadvice

Edutainment | Bước Đi Bảo Vệ Tài Sản Khi Thị Trường Crypto Đỏ

Tiềm năng cắt giảm lãi suất thực sự là tin tốt cho thị trường crypto. Tin tức tích cực này được nhà đầu tư mới, thậm chí cả cá voi, tận dụng để rút tiền vị trí và gây áp lực bán từ quỹ giao dịch trao đổi (ETF).
Hai tình huống này đã khiến thị trường giảm, hơn nữa tháng Chín theo lịch sử không quá thân thiện với thị trường crypto. Vậy, nhà đầu tư cần làm gì để không bị rung chuyển khi thị trường đỏ? Đọc thêm bằng cách nhấp vào liên kết trong tiểu sử.
#MarketRebound #Bitcoin #Ethereum #Altcoins #CryptoAnalysis #CryptoTrends #BinanceSquare #BTC #ETH #CryptoNews <t-12/>#akademicrypto <t-14/>#DisclaimerOn #NotFinancialadvice
Xem bản gốc
**Những điều tôi ước mình biết khi lần đầu tiên bắt đầu làm quen với tiền điện tử.** Nhiều người bạn của tôi chưa quen với tiền điện tử trong chu kỳ này. Thông thường chu kỳ đầu tiên là chu kỳ học tập. Vậy bạn nên học gì? Những điều bạn nên biết khi bắt đầu chơi tiền điện tử là gì? *#1Nhận biết câu chuyện trong tiền điện tử.** Khi bắt đầu, tôi hoàn toàn không biết tường thuật là gì. Tôi đã mua gần như tất cả các loại tiền trên thị trường, có rất nhiều loại. Khi tôi hiểu tường thuật là gì, danh mục đầu tư của tôi tập trung hơn nhiều và cuối cùng có thể phát triển. Hãy nghiên cứu câu chuyện kể từ bây giờ. *#2Học tư duy xác suất.** Sẽ không ai biết về tương lai và công việc của chúng ta với tư cách là nhà đầu tư là không dự đoán tương lai. Tuy nhiên, chúng tôi cố gắng phản ứng và đưa ra quyết định tốt nhất từ ​​các sự kiện ngày hôm nay. Cố gắng tập trung vào quá trình đưa ra quyết định đúng đắn và đừng đắm chìm trong quá khứ. *#3Số chỉ là một số.** Nhiều người luôn bị mắc kẹt trong sự thiên vị về số lượng. Họ thường tập trung vào PNL và số tiền họ kiếm được. Trên thực tế, họ nên tập trung nhiều hơn vào biểu đồ và các điều kiện cơ bản của dự án. Đừng lúc nào cũng nghĩ đến lợi nhuận vì lợi nhuận sẽ tự đến khi chúng ta có tư duy đúng đắn. *#4Đừng giới hạn cơ hội.** Nhiều người cố tình hạn chế cơ hội vì cho rằng nó không phù hợp với mình. Trên thực tế, lợi nhuận có thể đến từ bất cứ đâu trong tiền điện tử. Cố gắng nhìn các cơ hội qua lăng kính rộng và đừng giới hạn chúng. #BtcNewHolder #Crypto2025Trands #akademicrypto
**Những điều tôi ước mình biết khi lần đầu tiên bắt đầu làm quen với tiền điện tử.**

Nhiều người bạn của tôi chưa quen với tiền điện tử trong chu kỳ này. Thông thường chu kỳ đầu tiên là chu kỳ học tập. Vậy bạn nên học gì? Những điều bạn nên biết khi bắt đầu chơi tiền điện tử là gì?

*#1Nhận biết câu chuyện trong tiền điện tử.**

Khi bắt đầu, tôi hoàn toàn không biết tường thuật là gì. Tôi đã mua gần như tất cả các loại tiền trên thị trường, có rất nhiều loại. Khi tôi hiểu tường thuật là gì, danh mục đầu tư của tôi tập trung hơn nhiều và cuối cùng có thể phát triển. Hãy nghiên cứu câu chuyện kể từ bây giờ.

*#2Học tư duy xác suất.**

Sẽ không ai biết về tương lai và công việc của chúng ta với tư cách là nhà đầu tư là không dự đoán tương lai. Tuy nhiên, chúng tôi cố gắng phản ứng và đưa ra quyết định tốt nhất từ ​​các sự kiện ngày hôm nay. Cố gắng tập trung vào quá trình đưa ra quyết định đúng đắn và đừng đắm chìm trong quá khứ.

*#3Số chỉ là một số.**

Nhiều người luôn bị mắc kẹt trong sự thiên vị về số lượng. Họ thường tập trung vào PNL và số tiền họ kiếm được. Trên thực tế, họ nên tập trung nhiều hơn vào biểu đồ và các điều kiện cơ bản của dự án. Đừng lúc nào cũng nghĩ đến lợi nhuận vì lợi nhuận sẽ tự đến khi chúng ta có tư duy đúng đắn.

*#4Đừng giới hạn cơ hội.**

Nhiều người cố tình hạn chế cơ hội vì cho rằng nó không phù hợp với mình. Trên thực tế, lợi nhuận có thể đến từ bất cứ đâu trong tiền điện tử. Cố gắng nhìn các cơ hội qua lăng kính rộng và đừng giới hạn chúng.

#BtcNewHolder
#Crypto2025Trands
#akademicrypto
Đăng nhập để khám phá thêm nội dung
Tìm hiểu tin tức mới nhất về tiền mã hóa
⚡️ Hãy tham gia những cuộc thảo luận mới nhất về tiền mã hóa
💬 Tương tác với những nhà sáng tạo mà bạn yêu thích
👍 Thưởng thức nội dung mà bạn quan tâm
Email / Số điện thoại