Penasihat ProShares Simeon Hyman mengungkapkan Bitcoin ($BTC ) menjadi aset yang besinar dan mengungguli indeks saham Amerika Serikat (AS) Nasdaq serta emas, di tengah perang di Timur Tengah (Timteng).
“Jika anda melihat Bitcoin, harganya sedikit naik dan saham turun (sejak perang Iran dimulai). Jadi, saya pikir strategi diversifikasi benar-benar relevan dalam lingkungan saat ini,” ucapnya, melansir CNBC.
Hal ini terbukti bahwa Nasdaq dan emas anjlok masing-masing 0,72 persen dan 6,4 persen dalam seminggu terakhir.
Bitcoin menunjukkan kehebatannya selama perang berlangsung. Tercatat, aset digital ini menghijau dengan naik 9,6% menurut perhitungan tim Redaksi Akademi Crypto melalui Trading View.
Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).
-# Sumber gambar: Akademi Crypto 2026
