Harga Bitcoin ($BTC ) kembali ngegas alias melonjak pada perdagangan Selasa (17/03) pagi, setelah naik sekitar 4,03 persen dalam 24 jam terakhir hingga menyentuh US$76.000.

Kenaikan tersebut dipicu perubahan sentimen global menuju aset berisiko setelah ketegangan di Timur Tengah mereda. Kekhawatiran terhadap jalur minyak penting di Selat Hormuz menurun sehingga harga minyak melemah dan pasar keuangan kembali bergairah.

Pergerakan Bitcoin juga didorong likuidasi posisi short di pasar derivatif yang memicu short squeeze. Selain itu, harga berhasil menembus rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar US$70.000 yang sebelumnya menjadi level teknikal penting.

Analis mencatat Bitcoin kini memiliki korelasi sekitar 53 persen dengan S&P 500 sehingga pergerakannya sensitif terhadap faktor makro. Di sisi lain, keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada tanggal 18 Maretmendatang disebut juga jadi pemicunya.

-# Sumber gambar: Akademi Crypto 2026