@everyone
**AS-Iran Gencatan: Hormuz akan Dibuka, Tapi Bitcoin Malah Jeblok**
Para negoisator Amerika Serikat (AS) telah menyepakati untuk memperpanjang masa gencatan senjata selama 60 hari dengan Iran yang memungkinkan terbukanya Selat Hormuz. Akan tetapi, hal ini menunggu persetujuan dari Presiden AS Donald Trump.
Langkah ini diharapkan dapat menyelesaikan konflik yang telah terjadi selama lebih dari tiga bulan. Terlebih, Wakil Presiden AS JD Vence mengatakan bahwa timnya sedang bertukar pendapat mengenai beberapa hal terkait bahwa, menurut Bloomberg.
Di sisi lain, aset digital Bitcoin (BTC) malah mengalami penurunan yang cukup signifikan dan kini berada di area perdagangan US$73 ribu. Bukan hanya itu, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin juga tertekan dengan arus dana keluar US$1 miliar dalam dua hari terakhir.
Sebagai informasi, ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Iran dilaporkan membalas serangan ASdengan menggempur pangkalan militernya. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengklaim telah menyerang “pangkalan udara Amerika” sebagai respons atas serangan AS di dekat Bandar Abbas.
_Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR)._
$BTC
**AS-Iran Gencatan: Hormuz akan Dibuka, Tapi Bitcoin Malah Jeblok**
Para negoisator Amerika Serikat (AS) telah menyepakati untuk memperpanjang masa gencatan senjata selama 60 hari dengan Iran yang memungkinkan terbukanya Selat Hormuz. Akan tetapi, hal ini menunggu persetujuan dari Presiden AS Donald Trump.
Langkah ini diharapkan dapat menyelesaikan konflik yang telah terjadi selama lebih dari tiga bulan. Terlebih, Wakil Presiden AS JD Vence mengatakan bahwa timnya sedang bertukar pendapat mengenai beberapa hal terkait bahwa, menurut Bloomberg.
Di sisi lain, aset digital Bitcoin (BTC) malah mengalami penurunan yang cukup signifikan dan kini berada di area perdagangan US$73 ribu. Bukan hanya itu, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin juga tertekan dengan arus dana keluar US$1 miliar dalam dua hari terakhir.
Sebagai informasi, ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Iran dilaporkan membalas serangan ASdengan menggempur pangkalan militernya. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengklaim telah menyerang “pangkalan udara Amerika” sebagai respons atas serangan AS di dekat Bandar Abbas.
_Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR)._
$BTC