Semakin saya pikirkan tentang OpenLedger, semakin saya melihatnya bukan sebagai proyek AI, tetapi lebih sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah koordinasi. AI saat ini bergantung pada data dalam jumlah besar, model, dan interaksi pengguna, tetapi nilai yang dihasilkan dari lapisan-lapisan tersebut jarang mengalir kembali secara merata kepada orang-orang yang berkontribusi. Kebanyakan sistem masih beroperasi melalui struktur kepemilikan terpusat, bahkan ketika input sebenarnya terdistribusi.

Apa yang menarik bagi saya tentang OpenLedger adalah ide memberikan likuiditas kepada aset-aset AI tersebut alih-alih memperlakukannya sebagai komponen terisolasi yang terkurung dalam platform. Itu terdengar menjanjikan dalam teori, tetapi juga menimbulkan pertanyaan sulit seputar insentif, kontrol kualitas, dan apakah sistem terdesentralisasi dapat tetap praktis saat mereka berkembang.

Saya tidak berpikir proyek ini menjamin solusi, tetapi saya memang berpikir bahwa ini mengajukan pertanyaan yang tepat tentang bagaimana ekonomi AI mungkin berfungsi di masa depan.