Produksi blok Base berhenti total setelah blok nomor 47.806.542 pada pukul 15:47 UTC, membekukan jaringan Layer-2 buatan Coinbase selama lebih dari satu jam.
Masalah pertama kali dilaporkan sekitar 16:03 UTC, dengan tim langsung mempublikasikan pembaruan secara terbuka melalui X. Pada 16:24 UTC tim mengonfirmasi sedang melakukan investigasi aktif, dan sekitar 16:52 UTC para insinyur mengumumkan telah mengidentifikasi akar masalah.
Pada 17:21 UTC, Base melaporkan sequencer internal dan node telah pulih secara parsial. Pada 17:51 UTC, sekuensing blok baru telah dilanjutkan dan node internal mulai melakukan sinkronisasi, namun investigasi akar masalah masih berlanjut. Operator node ekosistem diwajibkan me-restart node Base mereka untuk memulihkan sinkronisasi.
Akar masalah:
Sebuah invalid block masuk ke dalam pipeline sequencer, dan begitu blok tersebut mendarat, jaringan tidak dapat memproduksi blok baru di luar blok 47.806.542. Dalam arsitektur blockchain, masalah konsensus jenis ini bersifat sangat destruktif, bukan sekadar memperlambat jaringan, melainkan menciptakan hard stop total. Node-node yang tidak sepakat mengenai validitas blok tersebut tidak dapat merekonsiliasi state dan melanjutkan chain.
Base belum mengungkapkan apa yang menyebabkan invalid block tersebut, atau apakah masalah berasal dari software bug atau fault konsensus lainnya.
Dampak:
Mainnet deposits, withdrawals, produksi blok, dan software client semuanya terganggu selama insiden berlangsung.
Pengguna Base menghadapi transaksi yang membeku, panggilan RPC yang gagal, dan aktivitas DEX yang mendekati nol selama pemadaman berlangsung.
Insiden ini adalah demonstrasi klasik risiko arsitektur single point of failure pada L2 terpusat. Meski dana aman secara teknis (L1 Ethereum tetap berjalan normal), ketersediaan chain adalah soal terpisah dari keamanan aset, saldo tidak dapat digunakan jika jaringan beku. Post-mortem resmi masih ditunggu.
Masalah pertama kali dilaporkan sekitar 16:03 UTC, dengan tim langsung mempublikasikan pembaruan secara terbuka melalui X. Pada 16:24 UTC tim mengonfirmasi sedang melakukan investigasi aktif, dan sekitar 16:52 UTC para insinyur mengumumkan telah mengidentifikasi akar masalah.
Pada 17:21 UTC, Base melaporkan sequencer internal dan node telah pulih secara parsial. Pada 17:51 UTC, sekuensing blok baru telah dilanjutkan dan node internal mulai melakukan sinkronisasi, namun investigasi akar masalah masih berlanjut. Operator node ekosistem diwajibkan me-restart node Base mereka untuk memulihkan sinkronisasi.
Akar masalah:
Sebuah invalid block masuk ke dalam pipeline sequencer, dan begitu blok tersebut mendarat, jaringan tidak dapat memproduksi blok baru di luar blok 47.806.542. Dalam arsitektur blockchain, masalah konsensus jenis ini bersifat sangat destruktif, bukan sekadar memperlambat jaringan, melainkan menciptakan hard stop total. Node-node yang tidak sepakat mengenai validitas blok tersebut tidak dapat merekonsiliasi state dan melanjutkan chain.
Base belum mengungkapkan apa yang menyebabkan invalid block tersebut, atau apakah masalah berasal dari software bug atau fault konsensus lainnya.
Dampak:
Mainnet deposits, withdrawals, produksi blok, dan software client semuanya terganggu selama insiden berlangsung.
Pengguna Base menghadapi transaksi yang membeku, panggilan RPC yang gagal, dan aktivitas DEX yang mendekati nol selama pemadaman berlangsung.
Insiden ini adalah demonstrasi klasik risiko arsitektur single point of failure pada L2 terpusat. Meski dana aman secara teknis (L1 Ethereum tetap berjalan normal), ketersediaan chain adalah soal terpisah dari keamanan aset, saldo tidak dapat digunakan jika jaringan beku. Post-mortem resmi masih ditunggu.