Adopción y Comunidad La adopción de MIRA Network muestra un crecimiento alentador: Integración de Intercambios Reconocidos: Token $MIRA ha sido listado en varios intercambios reconocidos, incluyendo MEXC, lo que mejora su accesibilidad y liquidez. Programa Airdrop para la Comunidad Inicial: Este proyecto ha asignado el 6% del suministro total de tokens para un programa de airdrop a miembros de la comunidad inicial, lo que ayuda a distribuir la propiedad de los tokens y fomenta la descentralización. Volumen de Comercio Acumulativo: El protocolo de intercambio descentralizado (DEX) en el ecosistema MIRA ha registrado un volumen de comercio acumulativo de $178,75 millones, mostrando una actividad de uso real.
Konsep dan Tujuan Proyek Misi utama MIRA Network adalah menyelesaikan krisis keandalan AI. Masalah seperti “hallucination” (di mana model AI menghasilkan informasi yang salah atau tidak konsisten) dan bias sistemik membatasi penggunaan AI dalam skenario yang membutuhkan akurasi tinggi, seperti diagnostik kesehatan atau analisis keuangan . Berbeda dengan pendekatan tradisional yang terpusat, MIRA Network percaya bahwa keandalan sejati hanya dapat dicapai melalui konsensus terdesentralisasi . Tujuannya adalah membangun infrastruktur yang memungkinkan berbagai model AI, dengan perspektif dan keahlian yang berbeda, untuk bersama-sama memverifikasi sebuah klaim. Hal ini menciptakan sebuah sistem di mana memanipulasi hasil verifikasi menjadi sangat sulit dan tidak ekonomis . Visi jangka panjangnya adalah menciptakan “infrastruktur lengkap untuk AI otonom,” yang memungkinkan agen AI untuk beroperasi secara mandiri dan andal . Teknologi dan Infrastruktur MIRA Network dibangun dengan arsitektur teknologi yang inovatif. Berikut adalah komponen utamanya: Transformasi Klaim: Protokol ini memecah konten AI yang kompleks (seperti artikel panjang atau laporan) menjadi serangkaian “klaim” yang lebih kecil dan independen. Klaim-klaim ini kemudian didistribusikan secara acak ke seluruh jaringan untuk diverifikasi, memastikan tidak ada satu node pun yang memiliki akses ke seluruh konten asli sehingga menjaga privasi .Konsensus Verifikasi Terdesentralisasi: Jaringan node yang terdiri dari berbagai model AI akan memverifikasi klaim-klaim tersebut. Hasil dari berbagai model ini kemudian dibandingkan untuk mencapai konsensus tentang keakuratannya .Model Keamanan Hibrida: MIRA menggabungkan Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS). “Work” atau pekerjaan di sini adalah komputasi inferensi AI yang jujur yang dilakukan oleh node, sementara “Stake” adalah token $MIRA yang dipertaruhkan untuk mengamankan jaringan. Node yang berperilaku jahat atau memberikan verifikasi yang malas akan berisiko kehilangan token yang mereka pertaruhkan (slashing) .@Mira - Trust Layer of AI Adopsi dan KomunitasAdopsi MIRA Network menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan:Integrasi Bursa Terkemuka: Token $MIRA telah tercatat di beberapa bursa terkemuka, termasuk MEXC, yang meningkatkan aksesibilitas dan likuidasinya .Program Airdrop untuk Komunitas Awal: Proyek ini telah mengalokasikan 6% dari total suplai token untuk program airdrop kepada anggota komunitas awal, yang membantu mendistribusikan kepemilikan token dan mendorong desentralisasi .Volume Perdagangan Kumulatif: Protokol pertukaran terdesentralisasi (DEX) di ekosistem MIRA telah mencatat volume perdagangan kumulatif sebesar $178,75 juta, menunjukkan aktivitas penggunaan yang nyata .Likuiditas dan Akses PasarToken $MIRA dapat diakses oleh investor ritel melalui berbagai platform. Berdasarkan data yang tersedia, token ini telah tercatat di setidaknya satu bursa terpusat (CEX) utama, MEXC, serta tersedia untuk diperdagangkan di bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Fuel Ignition .Pada saat artikel ini ditulis, harga $MIRA adalah $0,227 dengan kapitalisasi pasar sekitar $48,64 juta . Namun, penting untuk diingat bahwa harga aset kripto sangat volatil dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan pemeriksaan sendiri untuk data terkini sebelum membuat keputusan investasi.KesimpulanMIRA Network hadir dengan proposisi nilai yang unik dan sangat relevan: menyelesaikan masalah keandalan AI melalui konsensus terdesentralisasi. Dengan menggabungkan teknologi AI dan blockchain, fondasi teknologi yang kuat, dan ekonomi token yang dirancang untuk mendorong partisipasi jangka panjang, MIRA berpotensi menjadi pemain kunci dalam lanskap infrastruktur AI yang terdesentralisasi.Berdasarkan analisis Financial Expert Ajaib Sekuritas Panji Yudha, harga MIRA/IDR cenderung bearish kuat karena diperdagangkan jauh di bawah Moving Average 20 (MA-20) di sekitar IDR 4.679,29. Harga saat ini berada di sekitar IDR 3.400, dengan indikator Stochastic berada di area oversold dan MACD histogram menunjukkan momentum bearish yang mendalam.
Misi utama MIRA Network adalah menyelesaikan krisis keandalan AI. Masalah seperti “hallucination” (di mana model AI menghasilkan informasi yang salah atau tidak konsisten) dan bias sistemik membatasi penggunaan AI dalam skenario yang membutuhkan akurasi tinggi, seperti diagnostik kesehatan atau analisis keuangan .
Berbeda dengan pendekatan tradisional yang terpusat, MIRA Network percaya bahwa keandalan sejati hanya dapat dicapai melalui konsensus terdesentralisasi . Tujuannya adalah membangun infrastruktur yang memungkinkan berbagai model AI, dengan perspektif dan keahlian yang berbeda, untuk bersama-sama memverifikasi sebuah klaim. Hal ini menciptakan sebuah sistem di mana memanipulasi hasil verifikasi menjadi sangat sulit dan tidak ekonomis . Visi jangka panjangnya adalah menciptakan “infrastruktur lengkap untuk AI otonom,” yang memungkinkan agen AI untuk beroperasi secara mandiri dan andal .
Teknologi dan Infrastruktur
MIRA Network dibangun dengan arsitektur teknologi yang inovatif. Berikut adalah komponen utamanya:
Transformasi Klaim: Protokol ini memecah konten AI yang kompleks (seperti artikel panjang atau laporan) menjadi serangkaian “klaim” yang lebih kecil dan independen. Klaim-klaim ini kemudian didistribusikan secara acak ke seluruh jaringan untuk diverifikasi, memastikan tidak ada satu node pun yang memiliki akses ke seluruh konten asli sehingga menjaga privasi .
Konsensus Verifikasi Terdesentralisasi: Jaringan node yang terdiri dari berbagai model AI akan memverifikasi klaim-klaim tersebut. Hasil dari berbagai model ini kemudian dibandingkan untuk mencapai konsensus tentang keakuratannya .
Model Keamanan Hibrida: MIRA menggabungkan Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS). “Work” atau pekerjaan di sini adalah komputasi inferensi AI yang jujur yang dilakukan oleh node, sementara “Stake” adalah token $MIRA yang dipertaruhkan untuk mengamankan jaringan. Node yang berperilaku jahat atau memberikan verifikasi yang malas akan berisiko kehilangan token yang mereka
Misi utama MIRA Network adalah menyelesaikan krisis keandalan AI. Masalah seperti “hallucination” (di mana model AI menghasilkan informasi yang salah atau tidak konsisten) dan bias sistemik membatasi penggunaan AI dalam skenario yang membutuhkan akurasi tinggi, seperti diagnostik kesehatan atau analisis keuangan .
Berbeda dengan pendekatan tradisional yang terpusat, MIRA Network percaya bahwa keandalan sejati hanya dapat dicapai melalui konsensus terdesentralisasi . Tujuannya adalah membangun infrastruktur yang memungkinkan berbagai model AI, dengan perspektif dan keahlian yang berbeda, untuk bersama-sama memverifikasi sebuah klaim. Hal ini menciptakan sebuah sistem di mana memanipulasi hasil verifikasi menjadi sangat sulit dan tidak ekonomis . Visi jangka panjangnya adalah menciptakan “infrastruktur lengkap untuk AI otonom,” yang memungkinkan agen AI untuk beroperasi secara mandiri dan andal .
Teknologi dan Infrastruktur
MIRA Network dibangun dengan arsitektur teknologi yang inovatif. Berikut adalah komponen utamanya:
Transformasi Klaim: Protokol ini memecah konten AI yang kompleks (seperti artikel panjang atau laporan) menjadi serangkaian “klaim” yang lebih kecil dan independen. Klaim-klaim ini kemudian didistribusikan secara acak ke seluruh jaringan untuk diverifikasi, memastikan tidak ada satu node pun yang memiliki akses ke seluruh konten asli sehingga menjaga privasi .
Konsensus Verifikasi Terdesentralisasi: Jaringan node yang terdiri dari berbagai model AI akan memverifikasi klaim-klaim tersebut. Hasil dari berbagai model ini kemudian dibandingkan untuk mencapai konsensus tentang keakuratannya .
Model Keamanan Hibrida: MIRA menggabungkan Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS). “Work” atau pekerjaan di sini adalah komputasi inferensi AI yang jujur yang dilakukan oleh node, sementara “Stake” adalah token $MIRA yang dipertaruhkan untuk mengamankan jaringan. Node yang berperilaku jahat atau memberikan verifikasi yang malas akan berisiko kehilangan token
Fogo Foundation, el contribuyente principal de la Fogo Chain — una nueva cadena de bloques de Capa 1 basada en la Máquina Virtual de Solana (SVM) — recaudó $8 millones a través de Echo, la plataforma de inversores ángeles fundada por el popular comerciante de criptomonedas Jordan Fish, mejor conocido como Cobie. Fogo recaudó la cantidad en "justo menos de 2 horas" tarde del jueves, dijo el cofundador Robert Sagurton, un exejecutivo de Jump Crypto, a The Block. Un total de cuatro grupos de Echo participaron en la ronda: The Echonomist, liderado por Cobie, que invirtió $6 millones; 4 Ventures por CMS Holdings, que invirtió $1 millón; Big Brain Collective, liderado por el CEO de The Block Larry Cermak, que invirtió $500,000; y Patrons, liderado por Synthetix y el fundador de Infinex Kain Warwick, que también invirtió $500,000, dijo Sagurton.
#fogo $FOGO En el núcleo del rendimiento sin precedentes de Fogo se encuentra su innovador mecanismo de consenso multi-local, que reimagina fundamentalmente cómo las transacciones alcanzan la validación a través de una red distribuida. La blockchain tradicional requiere consenso global, lo que significa que las transacciones deben propagarse por todo el mundo antes de la confirmación, lo que inevitablemente crea problemas de latencia que hacen que el comercio de frecuencia alta y la liquidación en tiempo real sean poco prácticos. Fogo resuelve esto de manera inteligente al implementar un marco de procesamiento regional donde las transacciones se verifican primero en clústeres de validadores optimizados geográficamente antes de ser reconciliadas de manera asíncrona en toda la red global. Esta innovación arquitectónica reduce el tiempo de liquidación de segundos a milisegundos, eliminando efectivamente la latencia geográfica que anteriormente impedía la adopción de sistemas de comercio basados en blockchain por parte de instituciones.
Clientes de Firedancer: La Máquina que Impulsa Fogo
Los clientes de Firedancer actúan como el motor detrás de las increíbles capacidades de Fogo. Desarrollado originalmente por Jump Crypto para mejorar el rendimiento de Solana, Fogo es la primera blockchain en implementar Firedancer en su forma más pura y optimizada. Construido con C++ en lugar de los lenguajes Rust o Go comúnmente utilizados para clientes de blockchain, Firedancer utiliza una arquitectura de memoria zero-copy y procesamiento de transacciones en paralelo para lograr una eficiencia a nivel de hardware. Esta base técnica permite a Fogo mantener una ejecución determinista sin retrasos inesperados o reorganización de cadenas, abordando problemas de fiabilidad crítica que han afectado a otras cadenas de alto rendimiento. El rendimiento actual del testnet del sistema de 45,000 TPS es solo el comienzo de su potencial de escalado, con una arquitectura diseñada para permitir aumentos futuros que superen 1 millón de TPS a medida que crece la demanda de la red.