Ketika industri mulai memandang ke arah komputasi terdesentralisasi (AI agen, jaringan rendering, dan lain-lain), sebuah pertanyaan mendasar perlahan muncul—dari mana sebenarnya "bahan baku" yang dibutuhkan untuk tugas-tugas komputasi yang intensif ini berasal? Data berkualitas tinggi, besar skala, dan dapat dipercaya berasal dari mana? Ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga kunci utama apakah ekosistem secara keseluruhan dapat berjalan lancar.

Banyak orang di industri masih fokus pada penyimpanan itu sendiri, tetapi beberapa proyek sudah mulai melakukan pemikiran yang lebih mendalam. Sebagai contoh, Walrus Protocol sedang bertransformasi dari peran penyimpanan data murni menjadi "pusat persiapan dan pengantaran data" yang menggerakkan seluruh ekosistem komputasi terdesentralisasi. Makna dari peningkatan level ini tidak kecil.

Secara sederhana, komputasi terdesentralisasi menghadapi dilema kuno—"sampah masuk, sampah keluar". Jika data yang diberikan ke node komputasi tidak dapat diandalkan, tidak dapat diverifikasi, atau efisiensi aksesnya rendah, maka kekuatan komputasi yang hebat sekalipun menjadi sia-sia, dan hasil akhirnya tidak bisa dipercaya siapa pun. Bagaimana mengatasinya? Melalui arsitektur teknologi yang sistematis.

Pendekatan Walrus adalah sebagai berikut: Pertama, menggunakan kode penghapusan dan mekanisme bukti di blockchain untuk menyimpan data, memastikan integritas data asli, keterlacakan, dan fitur anti-modifikasi, sehingga menyediakan sumber data yang terpercaya untuk node komputasi. Kedua, melalui paradigma " objek data yang dapat diprogram", data saat disimpan sudah membawa aturan penggunaan, hak akses, dan standar format. Dengan cara ini, biaya penjadwalan dan penggunaan data oleh node komputasi dapat dikurangi secara signifikan.

Lebih menarik lagi adalah ruang imajinasi di masa depan. Misalnya, sebuah tugas pelatihan AI terdesentralisasi dimulai, pihak pelatihan mengumumkan kebutuhan dataset berlabel tertentu di platform, pemilik data mengunggah data yang sesuai dalam bentuk terenkripsi, dan menetapkan syarat dekripsi (misalnya, konfirmasi pembayaran, hanya untuk penggunaan tugas tertentu), lalu transaksi secara otomatis diselesaikan di blockchain. Proses seperti ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membangun kepercayaan. Walrus berpotensi menjadi lapisan tengah cerdas yang menghubungkan sumber data, jaringan penyimpanan, dan pasar komputasi—peran ini nilainya sudah jelas.

@Walrus 🦭/acc $WAL

WALSui
WAL
0.1252
-0.94%

#Walrus