@Everyone Ought to Be Rich Il tribunale ha bocciato la causa da Rp2.275 T di Elon Musk contro OpenAI, è finita la soap opera? La disputa tra il CEO di Tesla Elon Musk e il CEO di OpenAI Sam Altman sembra giungere a una conclusione. Il tribunale federale della California, Stati Uniti (US), ha respinto la causa di Elon contro la sua ex azienda. Questo ha fatto infuriare Elon, che accusa i leader della società creatrice di ChatGPT di aver rubato fondi di beneficenza per migliaia di trilioni di rupiah. Perciò, intende fare causa a OpenAI. "Non c'è dubbio per chiunque segua questo caso nei dettagli che Altman & Brockman si sono arricchiti rubando fondi di beneficenza," ha dichiarato nel suo profilo X, martedì (19/05).
Kepemilikan crypto milik 'antek-antek' alias anak buah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak kurang dari US$193 juta atau sekitar Rp3,4 triliun, menurut laporan The Washington Post. Jika digabungkan, nilainya bisa mencapai triliunan rupiah.
Hal tersebut dapat terjadi kala Trump yang awalnya skeptis terhadap aset digital tersebut, kini menjadi pendukung paling berpengaruh di industri ini dan berniat menjadikan AS sebagai pusat crypto dunia.
@Everyone Ought to Be Rich Antek-Antek Trump Dilaporkan Punya Crypto Triliunan Kepemilikan crypto milik 'antek-antek' alias anak buah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak kurang dari US$193 juta atau sekitar Rp3,4 triliun, menurut laporan The Washington Post. Jika digabungkan, nilainya bisa mencapai triliunan rupiah. Hal tersebut dapat terjadi kala Trump yang awalnya skeptis terhadap aset digital tersebut, kini menjadi pendukung paling berpengaruh di industri ini dan berniat menjadikan AS sebagai pusat crypto dunia. Beberapa di antaranya yang memiliki crypto, sekaligus jabatan strategis antara lain Wakil Presiden JD Vence dengan ratusan ribu dolar dalam bentuk Bitcoin (BTC). Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. juga diketahui memiliki aset crypto maksimal hingga US$5 juta. Ketua The Federal Reserve (The Fed) yang baru Kevin Warsh pun melaporkan kepemilikan di atas US$100 juta dalam crypto. Terakhir, Duta Besar Denmark Dan Ken Howery menduduki daftar teratas, setidaknya US$122 juta dalam aset digital. -# Sumber gambar: Bloomberg
**Investor Bisa Cuan Jutaan Rupiah, Hanya dengan Pegang USDT Setahun Terakhir**
Nilai tukar rupiah yang semakin lemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali jadi sorotan. Kurs menyentuh Rp17.730 per dolar AS, Selasa (19/05), lebih tinggi dibandingkan tanggal sama tahun lalu.
Jika setahun lalu seseorang menukar Rp100 juta menjadi USD Tether (USDT) maka akan memperoleh US$6.087. Jika stablecoin itu masih disimpan sampai sekarang, maka holder tersebut akan cuan 7,9% menjadi Rp107,75 juta alias untung Rp7,5 juta tanpa melakukan apapun.
Kenaikan itu terjadi karena USDT yang dimiliki tetap sama, namun nilai tukar dolar terus menguat. Situasi ini membuat aset berbasis dolar, termasuk stablecoin, ikut terdongkrak saat dikonversi lagi ke rupiah.
Walaupun begitu, makna cuan di sini tidak sepenuhnya benar-benar untung. Sebab ‘keuntungan’ tersebut hanya bersifat nominal, namun secara riil beban ekonomi ikut meningkat akibat melemahnya rupiah.
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*
Bitcoin Balik Arah ke US$76 Ribu, Jadi Tembok Terakhir Sebelum Jebol Lebih Dalam
Data Consumer Price Index (CPI) atau inflasi Amerika Serikat (AS) menunjukkan peningkatan 3,3% yang membuat harga Bitcoin (BTC) kembali alami penurunan ke US$76 ribu. Menurut 10x Research itulah tembok pertahanan terakhir Bitcoin.
Hal ini memicu arus dana keluar exchange-traded fund (ETF) Bitcoin mencapai US$1 miliar dalam seminggu terakhir. Peristiwa itu mencerminkan para pelaku pasar menarik uangnya dari aset digital tersebut kala inflasi mengalami kenaikan.
Imbas keluarnya dana para investor, sentimen pelaku pasar anjlok dari 87% menjadi 45%. Sehingga, Ethereum (ETH) terkena dampaknya yang kini memicu sinyal bearish.
"Bitcoin sedang menguji support kunci. Ethereum memicu sinyal bearish. Dua langkah maju, satu langkah mundur, tetapi titik terendah siklus telah tercapai. Bitcoin sedang menguji rata-rata pergerakan 30 hari," catat laporan tersebut, melansir sumber resminya di X pada Senin (18/05).
_Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR)._
**Uni Emirat Arab Izinkan Warganya Bayar Pajak Pakai Bitcoin-Crypto**
Pemerintah Emirat Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) resmi mengizinkan warga membayar pajak dan biaya layanan memakai Bitcoin serta aset crypto lain. Langkah ini membuat Dubai semakin dikenal sebagai pusat crypto paling progresif.
Meski pembayaran dilakukan memakai aset digital, pemerintah tetap menerima dana dalam bentuk dirham atau stablecoin resmi yang disetujui bank sentral. Jadi, risiko volatilitas Bitcoin dan pasar crypto tidak langsung memengaruhi kas negara.
Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Cryptocom setelah mengantongi lisensi Stored Value Facilities dari Bank Sentral UEA. Lisensi itu membuat platform tersebut jadi penyedia layanan aset virtual pertama di negara tersebut yang mendapat izin penuh untuk menyimpan dan mentransfer nilai moneter pengguna. $BTC #BinanceSquareTalks #BinanceSquare
**Iran Bikin Asuransi Selat Hormuz Pakai Bitcoin, Incar Cuan Rp170 T per Tahun**
Iran dikabarkan meluncurkan platform asuransi maritim berbasis Bitcoin (BTC) bernama Hormuz Safe. Layanan itu menyasar kapal kargo yang melintasi Selat Hormuz yang masuk kawasan perairannya.
Kementerian Ekonomi Iran disebut menargetkan pendapatan lebih dari US$10 miliar atau setara Rp176 triliun per tahun. Informasi tersebut pertama kali ramai setelah media pemerintah Fars News secara terang-terangan menulis “bayar pakai Bitcoin” dalam lamannya.
Menurut laporan tersebut, pembayaran polis memakai Bitcoin dengan sistem verifikasi blockchain. Setelah terkonfirmasi, pemilik kargo langsung memperoleh perlindungan asuransi beserta bukti resminya.
“Sebuah dokumen yang diperoleh koresponden Fars menunjukkan Kementerian Ekonomi telah mengejar rencana sejak awal Mei untuk memungkinkan pengelolaan Selat Hormuz melalui asuransi,” tulisnya.
Di sisi lain, sejumlah pakar kepatuhan internasional mengingatkan potensi pelanggaran sanksi Amerika Serikat (AS). Meski begitu, Iran terus mendorong penggunaan crypto sebagai alternatif transaksi lintas negara di tengah tekanan sistem keuangan berbasis dolar.
@everyone Iran Bikin Asuransi Selat Hormuz Pakai Bitcoin, Incar Cuan Rp170 T per Tahun Iran dikabarkan meluncurkan platform asuransi maritim berbasis Bitcoin (BTC) bernama Hormuz Safe. Layanan itu menyasar kapal kargo yang melintasi Selat Hormuz yang masuk kawasan perairannya. Kementerian Ekonomi Iran disebut menargetkan pendapatan lebih dari US$10 miliar atau setara Rp176 triliun per tahun. Informasi tersebut pertama kali ramai setelah media pemerintah Fars News secara terang-terangan menulis “bayar pakai Bitcoin” dalam lamannya. Menurut laporan tersebut, pembayaran polis memakai Bitcoin dengan sistem verifikasi blockchain. Setelah terkonfirmasi, pemilik kargo langsung memperoleh perlindungan asuransi beserta bukti resminya. “Sebuah dokumen yang diperoleh koresponden Fars menunjukkan Kementerian Ekonomi telah mengejar rencana sejak awal Mei untuk memungkinkan pengelolaan Selat Hormuz melalui asuransi,” tulisnya. Di sisi lain, sejumlah pakar kepatuhan internasional mengingatkan potensi pelanggaran sanksi Amerika Serikat (AS). Meski begitu, Iran terus mendorong penggunaan crypto sebagai alternatif transaksi lintas negara di tengah tekanan sistem keuangan berbasis dolar. -# Sumber gambar: Akademi Crypto (2026)
È come se qualcuno possedesse azioni, prima che le azioni vengano scambiate, forse e certamente lo sviluppatore le ha già e ha accumulato lui stesso molte azioni, aspettando solo che le persone le comprino in modo che il suo patrimonio possa aumentare sulla luna, ma che dire BTC, fratello. . ? 😄 #BTC #BULLRUN #ASET #INVESTOR #SATHOSHI
anche se il nuovo test arriva a 31400 è ragionevole, no? ? Se ho ragione è perché il nostro Tf 1 M ha appena rotto in area 25k-30k che trattiene BTC da molto tempo. . Se la pensi così, fratello. ? Commenta sì 😁