Perusahaan terbesar di dunia borong bitcoin di bulan Maret

Laporan Pembelian Terbesar (Maret 2026)

​Berdasarkan data keterbukaan informasi (Form 8-K) dan laporan pasar per pertengahan Maret 2026, MicroStrategy di bawah pimpinan Michael Saylor melakukan aksi beli yang masif:

​Jumlah Pembelian: MicroStrategy menambah 17.994 BTC ke dalam perbendaharaan mereka.

​Nilai Investasi: Total dana yang dikeluarkan mencapai sekitar US$1,28 miliar (sekitar Rp20 triliun hingga Rp21 triliun).

$BTC

BTC
BTC
76,152
+0.11%

​Harga Rata-rata: Pembelian ini dilakukan pada harga rata-rata sekitar US$70.946 per BTC.

​Waktu Aksi: Pembelian besar ini terjadi dalam periode antara 2 Maret hingga 8 Maret 2026.

​Status Kepemilikan Saat Ini

​Dengan tambahan tersebut, posisi MicroStrategy sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia semakin tak tergoyahkan:

​Total Cadangan: Per 10 Maret 2026, MicroStrategy memiliki total 738.731 BTC.

​Persentase Suplai Dunia: Kepemilikan ini mewakili sekitar 3,4% hingga 3,5% dari total suplai maksimal Bitcoin (21 juta koin) yang akan pernah ada.

​Total Biaya Akuisisi: Perusahaan telah menginvestasikan total sekitar US$56 miliar dengan harga rata-rata keseluruhan sekitar US$75.800 per koin.

​Strategi Pendanaan: Saham "STRC"

​Salah satu poin menarik dari berita tahun 2026 ini adalah cara mereka mendapatkan dana. Selain menjual saham biasa, MicroStrategy sangat aktif menggunakan instrumen baru yang disebut STRC (Variable Rate Perpetual Stretch Preferred Stock).

​Instrumen ini memungkinkan investor mendapatkan dividen (sekitar 11,5% per tahun), sementara MicroStrategy menggunakan modal yang masuk untuk terus membeli Bitcoin.

​Strategi ini disebut oleh beberapa analis sebagai "mesin akumulasi tanpa henti" karena mereka berhasil menghubungkan pasar modal tradisional langsung ke dalam pembelian Bitcoin.

$BTC