Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang semua pembangkit listrik Iran dalam 48 jam yang dimulai jika negara Timur Tengah tersebut tidak segera membuka Selat Hormuz.
"Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 jam terhitung sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai Pembangkit Listrik mereka, dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu!," ucapnya, melansir akun Truth Social miliknya pada Minggu (22/03).
Hal tersebut membuat Bitcoin ($BTC ) sempat mengalami penurunan hingga di bawah US$70 ribu atau minus 3%. Akan tetapi, tidak separah yang terjadi dengan emas yang anjlok hingga 10,3%, menurut Trading View.
Peristiwa ini mencerminkan bahwa ketahanan Bitcoin kini mulai berubah meski diterpa kabar negatif. Terlebih, menurut Penasihat Bitwise Jeff Park mengatakan Bitcoin memiliki daya tahan lebih baik di antara semua aset-aset di pasar crypto, jika, keadaan kembali normal.
Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).
-# Sumber gambar: Akademi Crypto 2026

